Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menko Airlangga: Inflasi 2019 Terendah dalam 20 Tahun Terakhir

Menko Airlangga: Inflasi 2019 Terendah dalam 20 Tahun Terakhir Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. ©Lutfi/Humas Ekon

Merdeka.com - Inflasi 2019 tercatat sebesar 2,72 persen (yoy). Pemerintah mengatakan capaian inflasi tersebut merupakan yang terendah dalam 20 tahun terakhir.

"Pencapaian itu menjadi yang terendah selama dua dekade terakhir. Serta (sekaligus) melanjutkan tren terjaganya realisasi inflasi pada kisaran sasaran selama lima tahun terakhir," ujar Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto, di Kantornya, Jakarta, Kamis (13/2).

Menko Airlangga mengatakan, keberhasilan menjaga inflasi 2019, disumbang oleh penurunan inflasi inti sebesar 3,02 persen yoy, dan minimnya inflasi administered prices (AP) sebanyak 0,51 persen yoy.

"Sedangkan inflasi volatite food (VF) meningkat sebanyak 4,30 persen yoy, namun masih terjaga di bawah 5 persen, sesuai kesepakatan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (HLM TPIP) 2019," papar Menko Airlangga.

Menko Airlangga menambahkan, penguatan koordinasi kebijakan antara pemerintah dan BI, baik di tingkat pusat maupun daerah, menghasilkan inflasi yang terus menurun dan terkendali. "Dipengaruhi oleh ekspektasi inflasi yang semakin terjangkar, dan terjaganya kestabilan nilai tukar."

"Inflasi yang rendah dan stabil, telah mendukung momentum pertumbuhan ekonomi, di tengah kondisi pertumbuhan ekonomi global yang melambat," tambah Menko Airlangga.

Pembangunan Infrastruktur Membawa Dampak Perbaikan Konektivitas

membawa dampak perbaikan konektivitasRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Menko Airlangga mengatakan, pembangunan infrastruktur terus dioptimalkan, dalam perbaikan konektivitas dan kelancaran distribusi barang dan jasa, guna memberi dampak positif dalam menjaga daya beli masyarakat.

"(Kontribusi positif lain, diantaranya guna) memberikan insentif bagi penanaman modal, termasuk investasi dan meningkatkan daya saing perekonomian," paparnya.

Pemerintah dan BI, di tingkat pusat maupun daerah, akan berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga, guna menjaga inflasi IHK dalam kisaran sasaran, sebanyak 3,01 persen pada 2020.

Empat Langkah Strategis Pengendalian Inflasi

strategis pengendalian inflasiRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Pemerintah mengungkapkan ada empat langkah strategis pengendalian inflasi yang disepakati HLM TPIP. Pertama, menjaga inflasi volatile food berkisar 41 persen melalui upaya memperkuat empat pilar strategi, yang mencakup keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif (4K). "Sejalan dengan Peta Jalan Pengendalian Inflasi 2019-2021, implementasi strategi difokuskan untuk menurunkan disparitas harga antar waktu dan antar wilayah," papar Menko Airlangga.Selain itu juga menjaga inflasi adalah dengan menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi. "Terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN)." Pemerintah turut akan memperkuat kelembagaan pertanian, disertai peningkatan kapasitas, pembiayaan, dan pengembangan ekosistem pertanian digital.Strategi kedua, Menko Airlangga menerangkan perlu meningkatkan efektivitas program-program perlindungan sosial, dan penyaluran subsidi tepat sasaran, dalam rangka menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga.Strategi ketiga, pemerintah akan memperkuat sinergi komunikasi, untuk mendukung pengelolaan ekspektasi masyarakat. Strategi keempat, perlu memperkuat koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam pengendalian inflasi, melalui penyelenggaraan rapat koordinasi nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi pada Juni 2020. Reporter Magang : Nurul Fajriyah

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP