Menhub Budi Yakin Bandara Kertajati Akan Ramai 5 Tahun Lagi

Kamis, 11 April 2019 12:21 Reporter : Merdeka
Menhub Budi Yakin Bandara Kertajati Akan Ramai 5 Tahun Lagi Bandara Kertajati. ©2018 Merdeka.com/Andrian Salam Wiyono

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui, saat ini Bandara Kertajati belum maksimal karena belum banyaknya penerbangan dan penumpang yang terbang melalui bandara tersebut. Namun dia meyakini, bandara di wilayah Jawa Barat itu akan ramai dalam 5 tahun mendatang.

"Bandara ini lima tahun mendatang apabila semua berjalan baik, Kertajati menjadi satu bandara yang ramai dan menguntungkan," kata Budi di kantornya, Kamis (11/4).

Dia menyebutkan, rencana besar Bandara Kertajati ini akan tersambung menggunakan jalan tol dengan Bandara Husein Sastranegara Bandung. Pembangunan Bandara Kertajati ini memang difungsikan untuk mengurangi kepadatan di Bandara Husein yang saat ini tak lagi bisa ekspansi.

Menhub menjelaskan, nantinya penerbangan domestik jarak jauh dan juga internasional akan difokuskan di Bandara Kertajati. Sementara penerbangan jarak pendek seperti ke Yogyakarta, Surabaya, Solo dan Semarang tetap dilayani dari Bandung.

Tidak hanya itu, bandara ini juga akan terhubung dengan jalur kereta api. Dengan demikian, masyarakat bisa lebih mudah mengakses bandara ini.

"Selain itu kita akan buat pusat umroh dan haji di Jawa Barat di bandara ini dan juga bandara ini jadi pusat logistik. Jadi menguntungkan," tandasnya.

Sebelumnya, Bandara Kertajati yang berlokasi di Majalengka, Jawa Barat hingga saat ini masih sepi penumpang. Tingkat okupansi bandara ini dikabarkan masih berada di bawah 30 persen.

Jika menilik ke belakang, pembangunan bandara Kertajati sebenarnya merupakan inisiasi pengusaha dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat yang berharap agar ada bandara di Jawa Barat bagian utara.

Ide membangun bandara ini sudah muncul sejak 2003 lalu, namun baru terealisasi dengan groundbreaking pada tahun 2016. Prosesnya memakan biaya sekitar Rp 2,6 triliun yang sumbernya tidak hanya dari APBN, namun dari skema kemitraan pemerintah dan swasta.

Diketahui saat ini, dari 11 rute yang direncanakan, hanya ada satu yang beroperasi. Pemerintah akan terus melakukan upaya peningkatan okupansi bandara, salah satunya dengan memerintahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memanfaatkan Bandara Kertajati dalam perjalanan dinas.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini