Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menhub Budi sebut proyek KA bandara terkendala pembebasan lahan TNI AU

Menhub Budi sebut proyek KA bandara terkendala pembebasan lahan TNI AU Jalur Kereta Api. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Proyek pembangunan Kereta Api (KA) yang menghubungkan Stasiun Solo Balapan dengan Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo masih terkendala pembebasan lahan. Selain milik warga, lahan milik TNI AU yang berada di sekitar bandara juga belum dibebaskan.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi berjanji untuk segera berkoordinasi dengan Kepala Staf TNI AU (KSAU). Apalagi proyek tersebut harus selesai Desember 2018.

"Masih ada lahan milik TNI AU yang belum dibebaskan. Saya akan berkoordinasi dengan angkatan udara (TNI AU). Mungkin kalau enggak bisa hari ini saya telepon, hari Senin saya ketemu Pak KSAU," ujar Budi disela rapat koordinasi di Bandara Adi Soemarmo, Solo, Minggu (1/4).

Terkait lahan milik warga, Budi menyebut saat ini masih ada beberapa yang belum sepakat dengan nilai ganti rugi. Sebagai solusinya, Budi mengatakan, akan menggunakan sistem konsinyasi melalui pengadilan.

"Tanah milik masyarakat akan kita konsinyasi melalui Pengadilan Negeri, kita sudah melakukan sosialisasi. Kalau konsinyasi kan tinggal membayar saja," tandasnya.

Menhub mengklaim, pembebasan lahan hingga kini sudah mencapai sekitar 70 persen. Sedangkan pembangunan stasiun dan jalur kereta api saat ini sudah dimulai.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo yang turut mendampingi Menhub yakin jika proyek tersebut akan berjalan tepat waktu. Termasuk munculnya sejumlah kendala, dalam waktu dekat akan terselesaikan.

"Saya yakin selesai Desember 2018. Yang belum bebas itu hanya 2,5 hektare. Itu kan hanya beda instansi saja, nggak ada masalah," tutup Rudyatmo.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP