Mengenal Boeing 737-500, Pesawat Sriwijaya Air yang Hilang Kontak
Merdeka.com - Sriwijaya Air membenarkan pesawat tipe Boeing 737-500 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 15.15 WIB. Di mana, posisi terakhir terpantau di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.
Mengutip laman Boeing.com, pesawat Boeing 737-500 memiliki ukuran panjang 31 meter, lebar 28,9 meter, dan tinggi 11,1 meter. Pesawat ini memiliki 3 kapasitas.
Pertama untuk 110 penumpang. Terdiri dari 8 orang di kelas bisnis dan 102 orang di kelas ekonomi. Kedua untuk 122 penumpang. Ketiga untuk 132 penumpang.
Pesawat Boeing 737-500 ini mampu terbang hingga 4.444 kilometer (Km). Kapasitas bahan bakar yang mampu ditampung hingga 20.100 liter.
Pesawat ini mampu memuat kargo hingga 23 meter kubik. Boeing 737-500 adalah seri klasik dengan daya jelajah pendek dan berbadan sempit.
Pesawat seri ini sudah tidak diproduksi kembali. Periode produksi pesawat ini sejak 1984 hingga 2000.
Sriwijaya Air SJ182 Kehilangan Ketinggian Lebih dari 10 Ribu Kaki dalam Satu Menit
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPesawat rute CGK-PNK itu bertolak dari dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng dari pukul 14.36. Situs flight radar 24 menyebut pesawat kehilangan di ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit
“Penerbangan Sriwijaya Air SJ182 kehilangan ketinggian lebih dari 10 ribu kaki dalam satu menit, sekitar 4 menit setelah keberangkatan dari Jakarta,”dikutip dari twitter @flightradar24, Sabtu (9/1).
Dari pantauan situs tersebut, pesawat sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki, kemudian berubah menjadi 8.950 kaki dan turun hingga 5.400 kaki. Terakhir sebelum hilang kontak, terpantau 250 kaki.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya