Mendag Zulkifli Hasan Pamer Baru 55 Hari Menjabat Sudah Jinakkan Harga Minyak Goreng

Rabu, 10 Agustus 2022 17:00 Reporter : Yunita Amalia
Mendag Zulkifli Hasan Pamer Baru 55 Hari Menjabat Sudah Jinakkan Harga Minyak Goreng Minyak goreng curah. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan memamerkan harga minyak yang mulai terkendali di masa jabatannya yang baru menginjak 55 hari. Namun demikian, Zulkifli mengakui cukup sulit untuk mengendalikan harga minyak goreng tersebut.

"Hari ini, 55 hari sudah bekerja sebagai menteri, terutama minyak goreng yang susah dijinakan, sekarang Alhamdulillah sudah jinak," ucap Zulhas di kantor Kementerian Perdagangan, Rabu (10/8).

Dia mengatakan, semua pekerjaan rumah sebagai Menteri Perdagangan masih menanti untuk segera ditindaklanjuti. Seperti pagi tadi, dia mengaku dipanggil oleh Presiden Joko Widido ke Istana Negara.

Tidak dijelaskan, materi yang dibahas pada pertemuan tersebut. Namun, yang jelas, Zulkifli Basan mengatakan bahwa banyak kegiatan sekaligus tugas yang dia harus kerjakan. Baik sebagai menteri, atau ketua umum partai politik.

Sebagaimana diketahui, Zulkifli Hasan merupakan Ketua Umum dari Partai Amanat Nasional (PAN). Rabu pagi, usai bertemu dengan Presiden Jokowi, Zulkifli Hasan bergegas ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mendaftarkan PAN sebagai peserta Pemilu.

"Pagi-pagi saya dipanggil Pak Presiden, dipanggil setengah 10, saya tawar jam 9, tawar lagi setengah 9, akhirnya saya tawar lagi jam 8, diterima jam 8. Dan jam 10 tadi saya daftar KPU," ujarnya.

Usai membuka Trade Expo Indonesia ke-37, Zulkifli mengatakan harus pergi ke Yogyakarta dalam rangka kerja sama antara Kementerian Perdagangan dengan Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Yogyakarta.

2 dari 2 halaman

Minta Perluas Pasar produk Indonesia

Menteri Perdagangan, Zuklifli Hasan meminta produk dalam negeri bisa memperluas jaringan ke pasar internasional. Dia menyebut ada sejumlah perjanjian dagang untuk memuluskannya.

Dengan cara itu, dia percaya diri bisa meningkatkan ekonomi nasional. Selain itu sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045 dengan menjadikan Indonesia sebagai negara maju dan berpenghasilan keempat terbesar di dunia.

"Sekarang Indonesia tak boleh jadi pasar, tapi harus serbu pasar luar negeri, tollway-nya sudah kita buat," kata dia dalam peluncuran Trade Expo Indonesia ke 37 tahun 2022, Rabu (10/8).

"Tollway-nya ada (perjanjian dagang) ASEAN nanti tanggal 23 kita ketok palu, ratifikasi, kita bebas di ASEAN mau transit dagang apa saja," tambahnya.

Kemudian, ada perjanjian ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Uni Emirat Arab. Hal yang sama juga di jajaki dengan Australia dan Korea Selatan.

Dengan itu, biaya masuknya barang produksi Indonesia akan menjadi 0 persen. Ini berlaku untuk jenis-jenis barang sesuai dengan ketentuan perjanjian. "Dengan UAE (I-UAE CEPA), bisa tembus pasar Eropa, Timur Tengah, dan Afrika," ujarnya. [idr]

Baca juga:
CEK FAKTA: Tidak Benar Minyak Goreng Kemasan Dibuang ke Laut, Simak Faktanya
Zulhas Lapor Jokowi, 2 Bulan Jadi Mendag Harga Minyak Sudah Turun
Ibu-ibu di Jakbar Tertipu Minyak Goreng Murah, Kerugian Capai Ratusan Juta
Malaysia Batasi Harga Minyak Goreng, Kemasan 5 Kg Dibanderol Rp115.838
Dibanding HET, Kebijakan Ini Dinilai Lebih Efektif Turunkan Harga Minyak Goreng

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini