Mendag Enggar Ungkap Hal-Hal yang Akan Dibahas Pada Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN

Minggu, 21 April 2019 14:00 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Mendag Enggar Ungkap Hal-Hal yang Akan Dibahas Pada Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN Enggartiasto Lukita. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita akan melakukan kunjungan kerja ke Thailand. Kunjungan ini dalam rangka menghadiri rangkaian pertemuan ASEAN Economic Ministers (AEM) Retreat ke-25 di Phuket, Thailand pada 22—23 April 2019.

Mendag Enggar menyebutkan, pada pertemuan ini tersebut akan dibahas beberapa isu ekonomi di ASEAN dan rencana prioritas ekonomi pada masa keketuaan Thailand tahun 2019.

"Pertemuan ini rencananya akan dihadiri seluruh Menteri Ekonomi 10 negara ASEAN dan membahas berbagai hal terkini terkait isu ekonomi di kawasan ASEAN di antaranya usulan deliverables bidang ekonomi yang diusung Thailand serta penyelesaian perundingan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP)," kata Mendag Enggar.

AEM Retreat merupakan pertemuan rutin yang diadakan setiap awal tahun dengan tujuan membahas isu-isu yang harus segera ditangani ASEAN sebelum pertemuan AEM reguler selanjutnya, yang tahun ini akan digelar pada September 2019.

Sebelumnya, pertemuan AEM Retreat ke-24 diselenggarakan di Singapura pada Maret 2018. Pertemuan ini berhasil menyepakati perdagangan niaga elektronik, penerapan sertifikasi mandiri, dan ASEAN Single Window.

Mendag Enggar menyampaikan, pertemuan AEM Retreat akan didahului Pertemuan Pejabat Senior Bidang Ekonomi (SEOM) seluruh negara ASEAN sehari sebelumnya. Pertemuan ini membahas Persiapan AEM Retreat ke-25 dan beberapa target pencapaian selama keketuaan Thailand.

Selain pertemuan AEM Retreat, Mendag Enggar juga dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan beberapa negara mitra di ASEAN seperti Thailand, Filipina, dan Vietnam. Dalam pertemuan ini akan dibahas beberapa isu perdagangan yang menjadi perhatian bersama kedua negara.

"Di sela AEM Retreat akan ada pertemuan bilateral dengan Thailand, Filipina, dan Vietnam untuk membahas akses pasar, hambatan perdagangan, dan beberapa isu perdagangan lainnya," tutupnya. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini