Membanggakan, Kereta LRT Buatan Anak Bangsa Resmi Naik Rel di Cibubur

Minggu, 13 Oktober 2019 15:30 Reporter : Merdeka
Membanggakan, Kereta LRT Buatan Anak Bangsa Resmi Naik Rel di Cibubur LRT di Stasiun Harjamukti. ©Liputan6.com/Bawono Yadika

Merdeka.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan siang ini meninjau progres pembangunan proyek LRT Jabodebek.

Peninjauan ini bertepatan dengan prosesi pengangkatan kereta pertama LRT Jabodebek di pitstop Stasiun Harjamukti. Sebanyak satu rangkaian (trainset) yang terdiri dari 6 kereta (car) diangkat ke atas rel menggunakan Gantry Crane.

"Terima kasih untuk Pak Menko telah koordinasi ini. Ini bukan hanya proyek APBN, tetapi kolaborasi dari beberapa kementerian seperti BUMN dan Perhubungan. Sampai 2021 diharapkan proyek ini bisa beroperasi," ujar Menhub Budi di Cibubur, Minggu (13/10).

Sementara itu, Luhut mengaku bangga bahwa proyek LRT Jabodebek dikerjakan oleh PT INKA. Sehingga, proyek ini harus dihargai betul karena merupakan kerja putra-putri dari bangsa Indonesia.

"Ini prestasi sendiri putra-putri Indonesia. Saya dari Bogor ikuti Presiden. Saya lapor ke beliau, pak maaf ini sedikit masih ada kurang-kurang. Pak Presiden bilang, tidak apa-apa, yang penting buatan Indonesia. Selamat sekali lagi buat PT INKA dan PT Adhi Karya," kata Luhut.

Proyek LRT Jabodebek yang ditangani oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) ini rencananya akan resmi beroperasi pada November 2021. Saat ini, progres pembangunan sendiri telah mencapai 65,77 persen.

1 dari 1 halaman

Telan Investasi Hampir Rp 30 Triliun

Menelan biaya investasi sebesar Rp 29,9 triliun, sebagian besar investasi akan ditanggung oleh PT KAI dengan nilai Rp 25,7 triliun dan Rp 4,2 triliun sisanya ditanggung oleh PT Adhi Karya.

Informasi saja, pada Selasa (8/10) telah dilakukan pengiriman kereta tersebut dari pabrik PT INKA (Persero) yang terletak di kota Madiun, Jawa Timur menuju Cibubur.

Rangkaian dikirimkan melalui jalur darat menggunakan 6 buah multi-axle dan memakan waktu selama empat hari. Pengiriman dilakukan melalui jalur Tol Trans Jawa dan bekerja sama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan jarak tempuh sekitar 643 km.

[idr]
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini