Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Megawati Institute: Belum Ada Pimpinan Nasional Seberani Jokowi

Megawati Institute: Belum Ada Pimpinan Nasional Seberani Jokowi Presiden Jokowi. ©2018 istimewa

Merdeka.com - Peneliti Megawati Institute, Reno Koconegoro menyebut bahwa dalam kurun waktu 4 tahun ini sudah cukup banyak prestasi yang dicetak oleh pemerintahan Jokowi.

"Sebetulnya datanya tersedia. Mau cek di BPS bisa, di Bank Dunia bisa, data lembaga internasional maupun lembaga domestik. Data-data itu menunjukkan justru di zaman Pak Jokowi ini ada terobosan-terobosan yang dilakukan," kata dia dalam diskusi 'Menimbang Prestasi dan Janji Jokowi', Jumat (25/1).

Prestasi pertama yang dia sampaikan adalah harga bahan pangan yang relatif terkendali dan dapat dijangkau oleh masyarakat. "Untuk mengukur apakah bahan pangan ini relatif terjangkau bagi masyarakat adalah ketika inflasi bahan makanan itu di bawah inflasi umum," ungkapnya.

"Kemiskinan kita turun dari dua digit menjadi satu digit. Itu adalah sesuatu yang luar biasa,"

Pemerintah Jokowi kata dia sudah mulai mendorong secara konsisten terciptanya keadilan dalam pemenuhan kebutuhan energi masyarakat. Hal itu ditempuh lewat kebijakan 'BBM Satu Harga'.

"BBM satu harga itu bukan tugas mudah. Butuh political will dari pimpinan nasional sehingga saudara-saudara kita di pelosok, sekarang sekitar 150 titik itu menikmati harga yang sama dengan kita di sini," paparnya.

Selain itu, di zaman Jokowi, suku bunga kredit usaha rakyat KUR diturunkan hingga 7 persen. Kebijakan yang mulai efektif sejak 1 Januari 2018 ini, tentu menunjukkan keberpihakan pemerintah pada masyarakat kecil.

"Itu kan pertama kali. Jadi belum ada pemimpin nasional yang seberani Pak Jokowi yang sekarang ini, memiliki keberpihakan yang serius bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah," tegas dia.

Sementara dari sisi kemudahan berusaha, Pemerintah menunjukkan keberpihakannya lewat inisiasi Online Single Submission (OSS). "Agar seluruh perizinan menjadi satu pintu. Semuanya online. Diharapkan ke depan pungli itu benar-benar habis di masa Jokowi," tandasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP