Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Masyarakat RI lebih percaya wakafkan asetnya di yayasan

Masyarakat RI lebih percaya wakafkan asetnya di yayasan Bank Syariah. ©blogspot.com

Merdeka.com - Direktur Utama BNI Syariah, Imam Teguh Saptono menjelaskan jumlah potensi wakaf di Indonesia saat ini sangat besar. Akan tetapi masyarakat belum banyak mengetahui secara jelas mengenai wakaf secara produktif.

Sementara ini, wakaf merupakan roda penggerak pembangunan yang memiliki potensi yang sangat besar di bidang ekonomi.

"Lebih dari 90 persen pemanfaatan tanah wakaf di Indonesia masih dimanfaatkan untuk masjid, pemakaman umum, dan sekolah/pesantren" jelasnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Sabtu (19/11).

Imam juga menilai, kepercayaan masyarakat pada umumnya masih lebih percaya dan nyaman mewakafkan aset melalui lembaga milik organisasi masyarakat, yayasan, dan pesantren.

"Organisasi masyarakat seperti Muhamadiyah dan NU atau lembaga dompet dhuafa mempunyai sejarah panjang dalam pengelolaan dana Zakat, Sedekah, Wakaf dan Infak (ZISWAF) dan telah terbukti hasilnya. Hal tersebut yang membangun reputasi positif dan menumpuk kepercayaan dari masyarakat untuk menyalurkan ZISWAF," ujarnya

Kendati demikian, Imam menambahkan, dengan adanya Launching Website Wakaf Hasanah BNI Syariah nantinya dapat mempermudah masyarakat dalam berwakaf. Sesuai dengan konsep 'hasanah' BNI syariah menjadikan rencana keuangan dengan mengededepankan nilai-nilai hasanah melalu produk wakaf.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP