Luncurkan Klaster Anyar, LPKR Optimistis Raup Pra Penjualan Hingga Rp 5,2 Triliun

Kamis, 24 November 2022 12:16 Reporter : Merdeka
Luncurkan Klaster Anyar, LPKR Optimistis Raup Pra Penjualan Hingga Rp 5,2 Triliun Penjualan Produk Lippo Cikarang. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) membukukan pra penjualan selama periode Januari-September sebesar Rp3,5 triliun atau setara dengan 68 persen dari target sepanjang 2022. Untuk mencapai target pra penjualan 2022 yang sebesar Rp4,8 triliun - Rp5,2 triliun, LPKR telah menyiapkan sejumlah strategi.

Seperti meluncurkan tambahan klaster hunian, proyek low-rise yang baru dengan konsep unik dan modern, proyek apartemen baru di lokasi strategis, dan mendorong permintaan untuk unit high-rise siap huni.

Group CEO LPKR, John Riady mengatakan, LPKR memiliki keunggulan penjualan yang kuat yang didukung oleh diversifikasi portofolio produk maupun jangkauan geografis yang luas. Selain proyek di Lippo Village, Lippo Cikarang, dan Jakarta, LPKR juga memiliki aset properti di Karawang, Manado, dan Makassar.

"Kinerja properti LPKR juga ditopang oleh sejumlah proyek yang dibangun sejak 2019 yang merupakan legacy project dan kini sudah 100 persen rampung. Hal tersebut turut mendorong pencapaian pra-penjualan perseroan," ujarnya, Kamis (24/11).

Di samping itu, LPKR menguasai sekitar 1.000 hektar cadangan lahan yang terletak di Karawaci dan Cikarang yang mencerminkan potensi pengembangan senilai Rp155 triliun.

"Kami akan meningkatkan angka pra penjualan dengan lebih banyak melakukan peluncuran produk di kuartal keempat tahun 2022, termasuk dengan menawarkan produk baru yang dapat membuka peluang permintaan serta mengoptimalkan penggunaan cadangan lahan kami," tegas John.

Sebagai informasi, perolehan pra penjualan LPKR hingga kuartal III 2022 berasal dari proyek klaster seri Cendana Homes di Lippo Village dan peluncuran klaster residensial di Lippo Cikarang yang berkontribusi sebesar 47 persen dari total pra penjualan.

Di samping itu, perolehan pra penjualan juga ditopang oleh penjualan proyek inventaris sebesar Rp 282 miliar dan penjualan kavling tanah industri di Lippo Cikarang sebesar Rp 254 miliar.

[hrs]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini