Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Luhut sebut pertemuan IMF-Bank Dunia dongkrak perekonomian Bali

Luhut sebut pertemuan IMF-Bank Dunia dongkrak perekonomian Bali Luhut di Istana. ©2016 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia yang dijadwalkan pada Oktober 2018 di Bali akan mendongkrak ekonomi daerah setempat, termasuk menggerakkan sektor usaha kecil menengah (UKM).

"Pertemuan ini betul-betul memberi nilai tambah kepada rakyat Indonesia. Misalnya, akan banyak industri kerajinan UKM akan terlibat dalam proses 'annual meeting' ini," katanya seperti dikutip Antara, Jumat (25/8).

Selain itu, lanjut Luhut, sektor akomodasi perhotelan dan restoran juga akan meningkat dengan banyaknya jumlah delegasi yang dijadwalkan hadir yakni diperkirakan mencapai 15.000 partisipan dari 189 negara.

Luhut yang juga Ketua Panitia Nasional Pertemuan IMF-Bank Dunia 2018 itu mengatakan para delegasi juga akan diajak blusukan untuk menikmati sajian khas Bali dan makanan Indonesia di restoran kecil di luar kawasan pertemuan tersebut yang berada di kompleks perhotelan elite, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

"Dengan kehadiran 15.000 orang maka hotel di Bali akan penuh belum lagi nilai tambah bagi perajin dan restoran juga. Kami ingin 'blusukan' ke restoran kecil di luar Nusa Dua," imbuhnya.

Pertemuan tersebut juga akan menyisihkan sebagian keuntungannya dalam program tanggung jawab sosial yang diberikan kepada masyarakat di Bali. Di antaranya dengan kegiatan peduli lingkungan di antaranya membersihkan Pura Besakih, Pura Batur dan Pasar Sukawati serta sejumlah pantai dari sampah khususnya plastik.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam kesempatan itu mengatakan Indonesia akan mendapatkan keuntungan yang diperkirakan mencapai USD 100 juta. Berasal dari akomodasi perhotelan, transportasi, makanan, hingga paket wisata yang ditawarkan kepada para delegasi selama mereka berada di Indonesia.

Nantinya, sebanyak 60 paket wisata di enam destinasi wisata telah disiapkan di antaranya Bali, Labuan Bajo, Sumatera Utara, Yogyakarta, Toraja dan Banyuwangi.

"Semua delegasi 15 ribu menginap dan saat itu low season (musim sepi kunjungan). Semua hotel biasanya memberikan diskon, sekarang mereka dapat 15 ribu tamu itu luar biasa," tutur mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP