Luhut Pastikan Pemeliharaan Pesawat RI Sesuai Standar

Senin, 21 Januari 2019 17:03 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Luhut Pastikan Pemeliharaan Pesawat RI Sesuai Standar Luhut Panjaitan. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan meyakinkan bahwa pemeliharaan atau maintenance pesawat terbang yang dilakukan oleh maskapai di Tanah Air sudah cukup baik. Hal ini menyusul terjadinya insiden jatuhnya pesawat nahas Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT610 tujuan Pangkal Pinang pada 29 Oktober 2018 lalu.

"Yang jelas, maintenance pesawat terbang kita semua sesuai standar, itu yang kami cek," kata Luhut di kantornya, Senin (21/10).

Dia mengungkapkan kondisi tersebut juga semakin ditegaskan berdasarkan pembicaraan mengenai maintenance pesawat yang dia lakukan dengan beberapa pilot senior.

"Saya juga cek pada beberapa pilot, mereka mengatakan maintenance kita itu sesuai standar, tidak ada yang melanggar aturan. Jadi kalau ada orang pertanyakan, itu beberapa pilot senior yang saya tanya, mereka puas dengan maintenance yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan mereka," ujarnya.

Selain itu, dia juga mengapresiasi maskapai Lion Air dan Garuda yang sudah memiliki fasilitas pemeliharaan atau maintenance facility sendiri. Untuk Lion Air, lokasinya ada di Batam. Sementara Garuda lokasi maintenance facility nya berada di Bintan.

Garuda bahkan disebutkan akan menjalin kerjasama dengan pihak Singapura dalam proses pengerjaannya. Sementara itu, Menko Luhut mengatakan maintenance facility milik Lion Air akan segera dikomersilkan atau dibuka untuk umum. Mengingat Indonesia merupakan salah satu negara pemakai jenis pesawat terbanyak yang cukup banyak.

"Dan kebetulan kemarin juga saya melihat Lion Air punya maintenance facility di Batam saya dibrief disana dan saya lihat dan malah sekarang akan dibikin komersil. Untuk kita ketahui juga kita pengguna pesawat Boeing 737, 800 dan 900 terbanyak di dunia kalau Garuda digabung dengan Lion Air. Jadi kita tuh negara besar sehingga orang takut juga kalau kita komplain bahwa mereka tidak memberikan service yang bagus pada Indonesia. Termasuk Airbus 320 kombinasi, Indonesia salah satu pemakai terbesar di dunia," ujarnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini