Listrik Padam 9 Jam jadi Ancaman Proses Revolusi Industri 4.0

Sabtu, 10 Agustus 2019 12:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Listrik Padam 9 Jam jadi Ancaman Proses Revolusi Industri 4.0 Fadli Zon Soal Listrik Padam. ©2018 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fadli Zon, mengungkapkan kejadian listrik padam massal di sebagian pulau Jawa menjadi ancaman revolusi industri 4.0. Di mana, keandalan listrik yang dibutuhkan kemajuan industri ternyata tak cukup mumpuni.

"Revolusi Industri 4.0 ini akan menjadi omong kosong tanpa adanya listrik, infrastruktur tradisional yang merupakan layanan dasar seperti listrik dan BBM," ucapnya seperti dikutip dari Antara, Sabtu (10/8).

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) diharapkan ke depannya dapat benar-benar memperkuat infrastruktur yang diperlukan dalam rangka mencegah peristiwa pemadaman listrik yang menimpa kawasan Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten, beberapa waktu lalu.

"Kejadian black out atau padamnya listrik secara massal yang melanda Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten beberapa waktu lalu, sempat disebut sebagai black out 4.0. Ini menunjukkan infrastruktur digital dan infrastruktur lain yang sangat rapuh, sewaktu-waktu bisa lumpuh dengan mudah," katanya.

Politisi Partai Gerindra itu menyayangkan peristiwa pemadaman massal yang melanda wilayah yang sangat luas dan dengan waktu yang cukup lama sehingga banyak warga kembali menyalakan lilin.

Menurut dia, peristiwa tersebut harus dilihat sebagai sebuah perspektif yang besar, terutama bila disorot dari konsep Industri 4.0 yang kerap didengungkan pemerintah. Dia menegaskan bahwa infrastruktur layanan dasar seperti untuk jaringan listrik harus dapat dipastikan berkelanjutan.

Sebagaimana diwartakan, heboh listrik padam yang berlangsung lama di DKI Jakarta, Banten, dan sebagian Jawa Barat, dan Jawa Tengah pada 4-5 Agustus silam. Pemadaman listrik tersebut disebabkan adanya gangguan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV. Kepolisian Daerah Jawa Tengah telah melakukan pemeriksaan terhadap tower di Daerah Gunung Pati, Semarang, sebagai Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait peristiwa tersebut. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini