Lippo Karawaci catatkan laba semester I tumbuh 135 persen menjadi Rp 1,1 triliun

Rabu, 24 Oktober 2018 19:32 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Lippo Karawaci catatkan laba semester I tumbuh 135 persen menjadi Rp 1,1 triliun Lippo Karawaci. ©docstoc.com

Merdeka.com - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatat lonjakan laba bersih sebesar 135 persen yoy menjadi Rp 1,1 triliun untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2018. Ini terutama disebabkan oleh keuntungan atas dekonsolidasi PT Mahkota Sentosa Utama, anak perusahaan tidak langsung dari LPKR, dengan keuntungan bersih sebesar Rp 1,3 triliun.

Presiden Direktur LPKR, Ketut Budi Wijaya, mengatakan kinerja perseroan pada semester I 2018 mencerminkan fokus pihaknya pada efisiensi operasional di saat pasar properti sedang lesu. "Kami tetap optimis terhadap fundamental pasar properti Indonesia jangka panjang dan tetap fokus pada penciptaan nilai perseroan yang berkelanjutan di tahun-tahun mendatang," ujarnya di Jakarta, Rabu (24/10).

Sementara, pendapatan semester I 2018 juga meningkat sebesar 13 persen yoy menjadi Rp 5,6 triliun. Di mana, pendapatan divisi bisnis Healthcare sebesar Rp 2,8 triliun, yang terutama didorong oleh pendapatan dari 8 rumah sakit mapan yang naik sebesar 7,7 persen yoy menjadi Rp 1,4 triliun dari Rp 1,3 triliun.

Pendapatan dari 11 rumah sakit berkembang naik sebesar 8,3 persen yoy menjadi Rp 909 miliar dari Rp 839 miliar. 10 Rumah sakit yang baru dibuka di 2017 dan 2018 mencatat pendapatan sebesar Rp 134 miliar yang naik sebesar 481,5 persen yoy dari Rp 23 miliar.

"Selain itu, kunjungan pasien rawat jalan meningkat sebesar 13 persen yoy dan penerimaan pasien rawat inap meningkat sebesar 15 persen yoy."

Pendapatan divisi usaha Residential & Urban Development meningkat sebesar 17 persen yoy menjadi Rp 1,8 triliun dari Rp 1,6 triliun, terutama disebabkan oleh peningkatan pendapatan Urban Development sebesar 49 persen yoy menjadi Rp 1,4 triliun.

Pendapatan divisi Komersial yang terdiri dari Mal Ritel & Hotel, sedikit meningkat sebesar 3 persen yoy menjadi Rp 376 miliar terutama karena penurunan pendapatan divisi Mal Ritel sebesar 8 persen yoy menjadi Rp 177 miliar. Sementara itu, pendapatan Hotel meningkat sebesar 16 persen yoy menjadi Rp 199 miliar.

Pendapatan divisi Manajemen Aset meningkat sebesar 9 persen yoy menjadi Rp 522 miliar, terutama disebabkan oleh berkembangnya aset yang dikelola. Pendapatan recurring LPKR tumbuh sebesar 12 persen yoy menjadi Rp 3,7 triliun dan memberikan kontribusi 67 persen dari total pendapatan perseroan pada semester 1 2018. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini