Lanud Sudirman bakal jadi bandara komersil pertama di 2017

Jumat, 6 Januari 2017 20:35 Reporter : Chandra Iswinarno
Lanud Sudirman bakal jadi bandara komersil pertama di 2017 Aktifitas Bandara. jetphotos.net

Merdeka.com - Rencana pembangunan dan pengembangan Pangkalan Udara (Lanud) Jenderal Soedirman menjadi bandar udara komersial akan ditentukan dalam waktu dekat ini. Sebelum pembahasan akhir, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melakukan survei terakhir mengenai kemungkinan rencana ini.

Direktur Bandara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Yudhi Sari Sitompul mengatakan finalisasi rencana pembangunan dan pengembangan Lanud Jenderal Soedirman menjadi bandara komersial akan dibahas pada Minggu (8/1).

"Nanti, pada Minggu (8/1) nanti, akan kami bahas dengan bapak menteri. Kemudian pada Rabu (11/1), Bupati Purbalingga akan kami undang ke Jakarta untuk bertemu dengan Menhub (Budi Karya Sumadi)," Yudhi, Jumat (6/1).

Lebih lanjut, dia menegaskan pembangunan bandara baru di Purbalingga tersebut dilakukan agar adanya konektivitas di wilayah perbatasan dan rawan bencana serta daerah terpencil. Pembangunan bandara baru tersebut, katanya, juga menjadi bagian dalam merealisasikan program Nawa Cita yang disampaikan Presiden Joko Widodo.

"Pembangunan bandara di Jawa Tengah bagian barat ini sudah waktunya direalisasikan dan Lanud Wirasaba (Jenderal Soedirman) ini menjadi alternatif," tegasnya.

Yudhi menjelaskan rencana pengembangan bandara di Jawa Tengah sudah dilakukan di Bandara Tunggul Wulung, Cilacap. Namun, bandara tersebut tidak memungkinkan, sebab keberadaan cerobong pembangkit listrik tenaga uap menjadi salah satu faktornya.

"Pengembangan (Bandara) Tunggul Wulung saat ini tidak memungkinkan, tetapi untuk Lanud Jenderal Soedirman masih memiliki daya dukung untuk pengembangan bandara. Dukungan ketersediaan lahan dan dukungan Pemkab Purbalingga dengan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung," jelas Yudhi.

Yudhi memastikan Kemenhub telah menyiapkan anggaran pembangunan pengembangan bandara. Anggaran tersebut bisa dikeluarkan setelah adanya perjanjian kerja sama antara Mabes TNI dengan Kemenhub.

"Begitu sudah ada Memorandum of Understanding (MoU), maka anggaran akan turun. Saat ini, untuk Lanud Jenderal Soedirman difokuskan membangun landasan pacu. Sedangkan pembangunan runway dan safety area atau pengamanan areal landasan pacu sudah disediakan Pemkab Purbalingga," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Purbalingga Tasdi berharap pemerintah pusat bisa merealisasikan rencana pembangunan bandara Jenderal Soedirman yang sudah diinisiasi sejak tahun 2007 silam.

"Kami atas nama masyarakat Purbalingga akan meminta realisasi pembangunan bandara Jenderal Soedirman bisa terlaksana karena akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Purbalingga dan pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat Purbalingga dan sekitarnya," pungkas Tasdi. [sau]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini