Kue Tradisional Palembang Jadi Primadona di Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026, Gaet Ribuan Pengunjung

Aneka Kue Tradisional Palembang mencuri perhatian di Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026, menarik minat wisatawan lokal dan luar daerah dengan cita rasa otentik dan inovasi pembayaran digital.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kue Tradisional Palembang Jadi Primadona di Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026, Gaet Ribuan Pengunjung
Aneka Kue Tradisional Palembang mencuri perhatian di Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026, menarik minat wisatawan lokal dan luar daerah dengan cita rasa otentik dan inovasi pembayaran digital. (AntaraNews)

Palembang, Sumatera Selatan, menjadi tuan rumah perhelatan akbar Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026 yang berlangsung meriah. Acara ini diselenggarakan mulai tanggal 4 hingga 8 Februari 2026 di pusat perbelanjaan Palembang Indah Mall (PIM). Fokus utama pameran adalah mempromosikan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Dalam ajang bergengsi ini, aneka kue tradisional khas Kota Palembang berhasil mencuri perhatian. Kudapan otentik ini sukses menarik minat ribuan wisatawan dan pengunjung yang memadati setiap stan. Kehadiran kue-kue ini menjadi daya tarik utama yang tak terbantahkan.

Menurut Yus Elisa, Ketua Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner Sumatera Selatan, kekayaan kuliner tradisional Palembang kembali menjadi sorotan publik. Popularitasnya menegaskan identitas dan kebanggaan daerah. Hal ini menunjukkan tren positif bagi pengembangan kuliner lokal.

Daya Tarik Kuliner Khas Palembang

Sejak hari pertama pembukaan, stan-stan yang menjajakan kudapan khas Palembang selalu ramai pengunjung. Kue-kue seperti maksuba, delapan jam, srikaya, lapis legit Palembang, engkak ketan, hingga kojo menjadi buruan utama. Kelezatan dan keunikan rasa menjadi magnet tersendiri bagi para penikmat kuliner.

Aroma khas yang berasal dari santan, telur, dan rempah-rempah tradisional memenuhi area pameran. Bau harum ini berhasil memikat indera penciuman pengunjung di antara ratusan produk wirausaha lainnya. Pengalaman sensorik ini menambah daya tarik kue-kue tersebut.

Yus Elisa menambahkan bahwa kue tradisional kini tidak lagi dianggap kuno, melainkan simbol identitas dan kebanggaan daerah. Ini menunjukkan pergeseran pandangan masyarakat terhadap warisan kuliner. Kebanggaan daerah semakin terpancar melalui sajian otentik ini.

Tidak hanya warga lokal, wisatawan dari luar daerah pun turut meramaikan ajang ini. Banyak di antara mereka yang baru pertama kali mencicipi beragam kue khas Palembang. Pengalaman ini membuka wawasan baru tentang kekayaan kuliner selain pempek.

Kolaborasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Pekan Wirausaha Sriwijaya 2026 merupakan hasil kolaborasi strategis dari berbagai pihak. Pihak swasta, Bank Indonesia, sektor perbankan, serta asosiasi UMKM bersatu padu menyukseskan acara ini. Kemitraan ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Kegiatan ini secara khusus dirancang untuk memperkuat sektor UMKM di Kota Palembang. Sebanyak 70 stan UMKM turut berpartisipasi memamerkan produk-produk unggulan mereka. Ini menjadi platform penting bagi para pelaku usaha untuk berkembang.

Melalui pameran ini, diharapkan UMKM dapat meningkatkan jangkauan pasar dan kapasitas produksinya. Dukungan dari berbagai lembaga finansial juga krusial. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan perekonomian daerah.

Inovasi Pembayaran Digital dengan QRIS Tap

Deputi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Aris Permadi, menegaskan dukungan penuh terhadap acara ini. Bank Indonesia aktif mendukung melalui program digitalisasi pembayaran. Inisiatif ini sejalan dengan upaya modernisasi transaksi keuangan.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah fitur terbaru QRIS Tap. Fitur ini memungkinkan masyarakat bertransaksi hanya dengan menempelkan telepon seluler ke mesin pembayaran. Pengguna tidak perlu lagi memindai kode batang secara manual.

Sumatera Selatan menjadi provinsi kedua di Indonesia yang mengimplementasikan fitur canggih ini. Kemudahan penggunaan QRIS Tap diharapkan meningkatkan kenyamanan. Transaksi selama pameran menjadi lebih cepat dan efisien.

QRIS Tap dapat digunakan melalui berbagai aplikasi dompet digital populer seperti GoPay, OVO, dan ShopeePay. Integrasi ini memperluas aksesibilitas pembayaran digital. Pengunjung dapat menikmati pengalaman belanja yang lebih mulus dan modern.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi