Krakatau Steel Pecat Direktur Terjerat Kasus Suap di KPK

Selasa, 26 Maret 2019 17:35 Reporter : Merdeka
Krakatau Steel Pecat Direktur Terjerat Kasus Suap di KPK Direktur Krakatau Steel Wisnu Kuncoro. ©2019 Liputan6.com/JohanTallo

Merdeka.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan, Direktur Krakatau Steel yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) telah mendapat sanksi dari perusahaan.

Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, mengatakan, setelah KPK menetapkan Direktur Teknologi dan Produksi Krakatau Steel Wisnu Kuncoro menjadi tersangka atas kasus penerimaan suap dari pihak swasta, maka Dewan komisaris memutuskan untuk memecat Wisnu dari perusahaan.

"Sudah diberhentikan juga kalau tidak salah oleh dewan komisaris," kata Fajar, di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (26/3).

Menurut Fajar, pemecatan Wisnu tersebut akan segera diumumkan secara resmi dalam waktu dekat. "Kan sudah jadi tersangka tuh, karena dia public company jadi kita harus ikutin protokol di pasar modal. RUPSnya kan 30 hari, pengumuman beberapa hari ini," tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim menyatakan, mendukung penegakan hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang telah menangkap salah satu direkturnya dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Silmy mengatakan, sebagai pemimpin tertinggi di Krakatau Steel prihatin, ada anak buahnya yang terlibat praktik pelanggaran hukum, sehingga ditangkap KPK. "Saya prihatin dan menyesalkan ada anggota saya," kata Silmy, saat berbincang denganLiputan6.com.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini