Keterlambatan Klaim, Pencairan Anggaran Kesehatan Penanganan Corona Baru 5 Persen

Rabu, 8 Juli 2020 11:44 Reporter : Merdeka
Keterlambatan Klaim, Pencairan Anggaran Kesehatan Penanganan Corona Baru 5 Persen Virus corona COVID-19. ©2020 AFP Photo/STR/China Out

Merdeka.com - Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha menyebutkan, penyaluran anggaran kesehatan untuk penanganan Corona atau covid-19 telah mencapai 5,12 persen.

Angka tersebut sudah terealisasi dari total anggaran kesehatan pemerintah yang sebesar Rp87,55 triliun. Kunta menjelaskan, penyaluran anggaran masih rendah disebabkan oleh keterlambatan klaim.

"Ini yang kita lihat kendalanya terutama adalah keterlambatan klaim, sebenarnya ini sudah dilaksanakan tapi pencairannya belum, terutama dalam beberapa hal, ada insentif tenaga kesehatan dan klaim biaya perawatan," ujar Kunta dalam media briefing, Rabu (8/7).

Untuk itu, Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan memangkas prosedur lama yang dinilai menghambat penyerapan stimulus tersebut. Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan, Trisa Wahjuni Putri menyatakan, sebelumnya, verifikasi dilakukan berjenjang dari puskesmas, RS daerah hingga ke pusat.

"Sekarang, verifikasi dilakukan di masing-masing tingkatan yaitu kabupaten/kota, provinsi dan pusat. Kami kira ini kerja sama yang baik antara Kemenkeu dan Kemenkes untuk memotong rantai prosedurnya," kata Trisa.

2 dari 2 halaman

Langkah Percepatan

rev1

Kunta menyatakan, langkah percepatan penyaluran akan terus dilakukan mengingat sektor kesehatan menjadi prioritas pemerintah di tengah pandemi.

"Intinya percepatan sudah dilakukan, pertama melalui Permenkes juga PMK untuk menentukan berapa per daerah asumsi jumlah tenaga kesehatan yang mendapatkan insentif, kemudian untuk biaya rumah sakit sudah ada uang muka, klaim rumah sakit kita bayarkan dulu uang muka nanti dokumennya bisa sambil jalan," katanya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Butuh Dana Talangan Rp3,5 Triliun, PT KAI Minta Bunga Rendah ke Kemenkeu
Corona Baru 5 Persen
Fakta di Balik Penyetopan Penerimaan CPNS Pemerintahan Presiden Jokowi
Menteri Sri Mulyani Setop Penerimaan CPNS Kemenkeu Hingga 2024
Kemenkeu Permudah Prosedur Penyaluran Anggaran Kesehatan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini