Kementerian BUMN Pantau Audit Keuangan Jiwasraya Tiap Minggu

Selasa, 26 November 2019 18:04 Reporter : Dwi Aditya Putra
Kementerian BUMN Pantau Audit Keuangan Jiwasraya Tiap Minggu Arya Sinulingga. ©2019 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Staf Khusus Bidang Komunikasi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan, akan terus melakukan monitoring terkait dengan perkembangan tunggakan polis perusahaan asuransi nasional Jiwasraya. Sampai saat ini, pihaknya pun masih menunggu laporan dari Kejaksaan Agung.

"Tunggu saja. Belum ada (laporan terbaru) " kata dia saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Selasa (26/11).

Sembari menunggu laporan dari Kejaksaan Agung, Kementerian BUMN akan memantau audit keuangan Jiwasraya setiap minggunya. Hal tersebut dilakukan, untuk mengetahui perkembangan di tubuh perusahaan.

"Memang sangat intens kemajuannya setiap minggu kita minta. Karena pengen kasih investor makanya harus intens. Untuk buat Jiwasraya semakin baik di mata investor," jelas dia.

Dirinya juga terus berkomitmen untuk mendorong agar keuangan Jiwasraya bisa kembali membaik. Dengan demikian, calon investor yang ingin menyuntikan dananya ke Jiwasraya tak ragu dengan kondisi yang saat ini terjadi.

"Paling enggak dipilih mana yang dipertahankan dan yang jelek gimana jeleknya ditutupi. Ini perkembangannya bagus. Calon investor tunggu. Karena mau jual barang harus diperbaiki ya," tandasnya.

1 dari 2 halaman

Bawa Kasus Jiwasraya ke Kejaksaan Agung

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan membawa kasus tunggakan polis perusahaan asuransi nasional Jiwasraya ke Kejaksaan Agung. Dengan demikian, bisa dilihat apakah ada tindak pidana atau tidak dalam kasus tersebut.

"Detailnya, pokoknya supaya Kejaksaan Agung bisa proses apakah ada unsur pidana atau tidak. Kalau ada, tolong diproses," ujar Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Kementerian BUMN, Selasa (19/11).

Arya menjelaskan, pelaporan ini dikarenakan banyak keluhan yang diterima, mengingat kasus tunggakan Jiwasraya ini memang merugikan nasabah. "Karena banyak laporan dari masyarakat kan, jadi laporkan saja supaya jaksa proses, supaya clear, daripada isu-isu terus," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama Jiwasraya, Hexana Tri Sasangko mengakui, saat ini perseroan memang tengah menghadapi persoalan serius terkait kondisi keuangan. Yakni seretnya likuiditas perseroan dan defisit kecukupan modal berdasarkan risiko perusahaan asuransi atau risk base capital (RBC).

Namun Hexana mengaku, akan tetap berjuang mencari solusi dan membayar tunggakan kepada nasabah.

"Yang harus digarisbawahi bahwa Kami beserta pemegang saham akan terus mencari solusi untuk 2 masalah tadi, dan berjuang untuk nasabah. Jadi Kami percaya bahwa para nasabah akan bersabar ketika mengetahui apa yan sedang dilakukan manajemen bersama pemegang saham," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Investor untuk Jiwasraya

Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ahmad Nasrullah menyatakan saat ini pihaknya tidak dapat berkomentar lebih detail terkait kondisi Jiwasraya. Dia menyebutkan saat ini Jiwasraya tengah dalam proses penyembuhan.

"Ini sudah disampaikan, Jiwasraya saat ini sedang proses penyehatan. Sudah ada sinergi pemegang saham dengan manajemen, apalagi kan pemegang sahamnya pemerintah," kata Nasrullah saat ditemui di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (21/11).

Jiwasraya, kata dia, saat ini mulai dilirik oleh investor. Hingga saat ini sudah ada 3 calon investor asing yang menunjukkan ketertarikannya untuk ikut menyehatkan perusahaan tersebut melalui anak usahanya yaitu Jiwasraya Putra.

"Nanti pengertiannya mayoritas itu investasi strategis untuk anak usaha (Jiwasraya) yang baru. Pengembangan dibutuhkan kapasitas modal hingga infrastruktur," ungkapnya. [azz]

Baca juga:
Kementerian BUMN: Defisit Likuiditas Jiwasraya Disebabkan Saham Gorengan
OJK Ungkap 3 Investor Asing Minat Investasi di Anak Usaha Asuransi Jiwasraya
Jiwasraya Bakal Bentuk Lembaga Penjamin Polis, Ini Tantangannya
Kementerian BUMN Bawa Kasus Jiwasraya ke Kejaksaan Agung
Bos Jiwasraya: Kami dan Pemegang Saham Cari Solusi dan Berjuang untuk Nasabah
Kata Kemenkeu Saat Asuransi Jiwasraya Ajukan Dana Talangan Rp32,89 T

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini