Kemenhub kirim tim KNKT selidiki penyebab tenggelamnya kapal feri KMP Bandeng

Kamis, 16 Agustus 2018 18:26 Reporter : Dwi Aditya Putra
Kemenhub kirim tim KNKT selidiki penyebab tenggelamnya kapal feri KMP Bandeng kapal tenggelam. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih mencari penyebab tenggelamnya Kapal Feri KMP Bandeng di perairan Loloda, Kbupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Kemenhub akan mengirim tim Komite Nasional Keselamatan (KNKT) untuk selidiki penyebab kecelakaan kapal tersebut.

"Jadi tentunya nanti KNKT juga akan bersama-sama dengan saya juga akan berangkat ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan terhadap faktor penyebab sampai kapal ini bisa karang," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi saat konferensi pers, di Kantornya, Jakarta, Kamis (16/8).

Budi mengatakan, KMP Bandeng sebetulnya telah memiliki dokumen perizinan lengkap. Artinya memang tidak ada dokumen yang tidak dipenuhi dari PT ASDP Indonesia Ferry. "Hanya kemudian apakah kecelakaan ini akibat faktor cuaca dan human eror tentunya akan dilakukan penyidikan oleh pihak KNKT bekerja sama dengan aparat hukum," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama ASDP Indonesia, Ira Puspadewi menyerahkan sepenuhnya kepada KNKT sebagai pihak yang berwenang dalam menentukan penyelidikan atas tenggelamnya kapal KMP Bandeng. Akan tetapi, sejauh ini berdasarkan informasi diterima oleh ASDP faktor cuaca buruk menjadi penyebab tenggelamnya kapal tersebut.

"Tetapi informasi yang ASDP sendiri langsung dari nahkodanya ketika berangkat tentu sudah mendapatkan izin dari otoritas pelabuhan. Maka waktu itu cuacanya bersahabat. Di tengah jalan cuacanya menjadi memburuk dengan mendadak dan saat itu nahkodanya melaporkan akan balik ke Tobelo sehingga kami menduga walaupun tentu harus penyidikan lebih lanjut dari informasi itu keliatannya cuaca yang memburuk dengan segera itu menjadi satu faktor penyebab," katanya.

Sebelumnya, Kapal KMP Bandeng yang melakukan perjalanan dari Tobelo menuju Bitung Sulawesi Utar tenggelam di perairan Loloda, Kabupaten Halmahera, Maluku Utara, Rabu (15/8) malem.

Akibat kejadian ini dari total 51 penumpang yang berada di dalam KMP Bandeng, sebanyak 46 orang telah berhasil diselamatkan. Sementara lima orang masih dalam proses pencarian oleh tim sar. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini