Kembangkan bisnis startup, BEI luncurkan IDX Incubator

Kamis, 23 Maret 2017 12:40 Reporter : Anggun P. Situmorang
Kembangkan bisnis startup, BEI luncurkan IDX Incubator Dirut BEI Tito Sulistio. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Teknologi memegang peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi bangsa. Bisnis berbasis tehnologi pun memberi pengaruh besar bagi Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada masa depan.

Salah satu lembaga riset memprediksi startup di Indonesia akan tumbuh hingga 6,5 kali lipat menjadi sekitar 13.000 perusahaan pada 2020. Pada 2016, Indonesia tercatat sebagai negara yang memiliki jumlah startup tertinggi di Asia Tenggara, yakni sekitar 2.000 perusahaan.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengatakan, BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan program inkubasi bisnis bagi startup berbasis digital yaitu IDX Incubator untuk mendukung program pemerintah tersebut. Program inisiasi BEI ini nantinya akan mengembangkan startup tidak hanya dari segi produk namun juga dari segala aspek bisnis.

"Para startup yang bergabung akan dibina secara berkelanjutan sampai menjadi perusahaan yang dapat memonetisasi bisnis mereka dan diharapkan dapat memenuhi persyaratan untuk tercatat di BEI," ujar Tito di Jakarta, Kamis (23/3).

Beberapa program yang akan diberikan di IDX Incubator berupa pelatihan (training), bimbingan (mentoring), akses pendanaan (funding access) serta penyelenggaraan acara (event) yang berkaitan dan startup. Tahapan pelatihan dari program IDX Incubator antara lain Idea Validation di mana peserta akan memvalidasi ide atau proyek yang sedang dirintis menjadi ide atau proyek yang dapat dikembangkan menjadi suatu produk yang memiliki prospek bisnis.

"Kemudian tahapan selanjutnya adalah product development, di mana peserta mengembangkan ide atau proyek yang telah divalidasi menjadi produk yang siap diluncurkan kepada masyarakat. Serta tahap business development di mana peserta akan diberikan pelatihan untuk membangun bisnis, mengembangkan bisnis, dan pengetahuan tentang go public," pungkasnya. [sau]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini