Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kejadian Heboh Seputar CPNS 2019 Sejauh ini, Ada Peserta Kontraksi Saat Tes

Kejadian Heboh Seputar CPNS 2019 Sejauh ini, Ada Peserta Kontraksi Saat Tes Ibu hamil kontraksi saat tes CPNS. ©2020 Istimewa

Merdeka.com - Penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) kini semakin menjadi incaran. Tingginya persaingan membuat kegigihan harus diprioritaskan agar dapat diterima bekerja sebagai abdi negara.

Salah satunya terjadi pada peserta tes SKD CPNS Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Dikutip dari laman instagram BKPSDM Pesawaran, terdapat peserta ibu hamil tetap bersemangat mengikuti tes. Namun, jelang tes dimulai terjadi kehebohan. Peserta yang tengah hamil 7 bulan itu kontraksi.

"Bumil di Sesi 1 Zona 1 Lampung, Institut Teknologi Sumatera mengalamai kontraksi sebelum sesi mulai," tulis data humas BKN.

Peserta CPNS ini pun segera dilarikan ke rumah sakit. Imbasnya, peserta tersebut batal mengikuti tes. "Kemudian segera dilarikan ke RS dan batal mengikuti SK."

Peserta CPNS KemenkumHAM di Pontianak Cetak Skor Tertinggi Sampai Saat ini

kemenkumham di pontianak cetak skor tertinggi sampai saat iniRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melaporkan pencetak nilai tes tertinggi diraih oleh peserta di Tilok, Pontianak. Peserta tersebut bernama Ainul Yaqin.

Ainul Yaqin mendapat nilai 465. Dia merupakan peserta CPNS untuk instansi KemenkumHAM.

"Bro ini sesuai namanya ya, Yaqin dapat nilai bagus. Jadi #SobatBKN yakinlah bahwa 'Proses tidak akan mengkhianati hasil'," tulis BKN.

'Lari' dari Resepsi Pernikahan Demi Tes CPNS

resepsi pernikahan demi tes cpnsRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Kejadian unik lainnya terjadi di UPT BKN Palangka Raya. Salah satu peserta bernama Meri Triana terpaksa 'kabur' dari acara resepsi pernikahannya untuk mengikuti tes CPNS Kementerian Agama.Dikutip dari laman Kemenag, Meri hadir di lokasi tes dengan wajah telah dirias. "Walau sedang resepsi pernikahan tetapi saya tetap usahakan menyempatkan diri mengikuti tes," ujarnya.Keputusannya ini pun, menurutnya, sudah direstui sang suami. "Tadi dia yang antar saya ke tempat tes ini," imbuhnya.Sarjana Pendidikan Agama Kristen ini mengambil formasi Ahli Pertama Penyuluh Agama di Kanwil Kemenag Kalimantan Tengah.

Peserta Dipolisikan Ketahuan Pakai Joki

ketahuan pakai jokiRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Salah seorang peserta tes CPNS di Makassar kedapatan menggunakan jasa joki. BKN menyatakan penggunaan joki termasuk tindakan pidana. Karena itulah, jika terjadi pelaku akan langsung diserahkan ke Polisi untuk menjalani proses hukum sampai ke pengadilan."Nama peserta seleksi pengguna joki juga akan di-blacklist. Jika sampai masuk dalam daftar hitam, nama peserta SKD penyewa joki otomatis akan didrop dari perhelatan rangkaian seleksi CPNS dan itu berarti seumur hidup pelamar bersangkutan tidak bisa lagi mengikuti seleksi Calon Aparatur Sipil Negara," ujar Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, Paryono, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (4/2).Kejadian penggunaan joki dilaporkan Kantor Regional IV BKN Makassar dalam akun Facebooknya. Kejadian terjadi sekitar pukul 14.10 WITA atas nama peserta Andi Armayudi Syam."Disayangkan pelaku berhasil melarikan diri. Informasi diteruskan ke pihak berwajib (kepolisian)," tulisnya.Paryono pun mengatakan, sebelum pelamar mengikuti seleksi SKD, akan dilakukan serangkaian pengecekan untuk memastikan pelamar berlaku jujur dalam pelaksanaan seleksi. Pemeriksaan identitas peserta SKD akan dilakukan secara cermat, pun dalam pelaksanaan SKD peserta berada dalam pengawasan ketat panitia yang bertugas dan pantauan CCTV. "Rangkaian pengamanan tersebut akan memastikan perjokian tidak dapat melenggang mulus menghadapi seleksi CPNS. Sampai sejauh ini tidak ada joki yang dapat lolos hingga mengikuti ujian," jelas Paryono.Dia juga mengingatkan bahwa cita-cita menjadi CPNS harus disertai dengan cara-cara halal dalam mencapainya. Ikuti semua proses rekrutmen dengan baik dan fair. Penggunaan jimat pun dilarang dalam pelaksanaan SKD CPNS. Sebelum memasuki area pelaksaan seleksi, segala barang yang tidak berhubungan dengan pelaksanaan seleksi diminta ditanggalkan seperti handphone, earphone, headset, gelang, kalung, anting, perhiasan, ikat pinggang, dompet, jam tangan.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP