Kamis Depan, Kemenhub Kembali Bahas Rencana Kenaikan Tarif Ojek Online

Senin, 20 Januari 2020 21:13 Reporter : Dwi Aditya Putra
Kamis Depan, Kemenhub Kembali Bahas Rencana Kenaikan Tarif Ojek Online Gojek. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membahas rencana kenaikan atau penyesuaian tarif ojek online pada Kamis (23/1) mendatang. Kemenhub akan langsung berkoordinasi dengan Kementerian Lembaga terkait untuk membahas secara bersamaan.

"Hari Kamis kami akan melakukan rapat kembali. Kalau Kamis itu dengan teman teman KL, karena itu kan bukan hanya tarif di situ juga ada kemitraan juga yang diusung sama mereka," kata Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan, Ahmad Yani, kepada merdeka.com saat ditemui di Subang, Jawa Barat, Senin (20/1).

Dalam agenda pertemuan dengan KL akan disampaikan beberapa tuntutan-tuntutan dari para pengemudi ojek online. Adapun beberapa KL yang dilibatkan di antaranya adalah Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Koperasi dan UMKM, dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

"(Intinya) menyampaikan tuntutan dari teman-teman dari komunitas sikap kita seperti apa nanti," imbuh dia.

Usai melangsungkan pertemuan dengan KL, pada Jumat (24/1) mendatang pihaknya juga akan melanjutkan pertemuan dengan seluruh aplikator ojek online dan beberapa pemangku kepentingan lain. Adapun agenda pertemuan ini akan membahas mengenai penyesuaian tarif yang akan ditetapkan.

"Pada hari jumat kita akan mengundang mereka membahas bagaimana tarif ojol itu kita liat opsinya bisa tetap bisa naik atau bisa turun. Karena kan BBM saja harganya turun. Nanti kita coba itung," ujarnya.

Dia menambahkan, jika di dalam pertemuan itu diputuskan penyesuaian maka tidak menutup kemungkinan pihaknya akan merevisi atau mengubah Peraturan Menteri (PM)Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat dan juga PM Nomor 348 Tahun 2019 tentang Pedoman Penghitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat Dengan Aplikasi.

"Iya saya kira kalau sudah keputusan bersama harus dilaksanakan, artinya kita harus mengubah PM 12 kita dan 348 kita," tandas dia.

1 dari 1 halaman

Grab Masih Tunggu Koordinasi Kemenhub Soal Penyesuaian Tarif Ojek Online

tunggu koordinasi kemenhub soal penyesuaian tarif ojek online rev4

Kementerian Perhubungan tengah menyiapkan skema baru tarif ojek online (online). Dalam waktu dekat dipastikan tarif ojek daring tersebut akan mengalami kenaikan.

Head of Public Affairs Grab Indonesia, Tri Sukma Anreianno mengungkapkan, pihaknya telah mengetahui perihal wacana kenaikan tarif tersebut. Meski begitu, pihaknya sedang menunggu koordinasi lebih lanjut dari pihak regulator.

"Kami telah mendengar wacana tersebut dan saat ini kami masih menunggu koordinasi resmi dengan Kementerian Perhubungan sebagaimana sebelumnya biasa dilakukan untuk kebijakan pemerintah terkait ojek online," kata dia kepada Merdeka.com, Senin (20/1).

Dia menjelaskan, pihak perusahaan memahami beberapa faktor baru yang menjadi pertimbangan regulator untuk menaikkan tarif ojek online.

"Kami percaya Pemerintah mengerti mengenai berbagai variabel tersebut dan menjadikannya bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan terbaik bagi semua aktor yang terlibat di dalam ekosistem bisnis transportasi online ini," ujarnya.

Dia menegaskan, pihak Grab sendiri akan selalu patuh pada aturan pemerintah. Namun, dia berharap setiap kebijakan tersebut tidak memberatkan salah satu pihak.

"Grab senantiasa menghormati dan siap menaati setiap aturan pemerintah yang berlaku. Kami harap kebijakan pemerintah ke depannya dapat tetap memberikan dampak positif kepada seluruh pemangku kepentingan baik itu mitra pengemudi maupun pelanggan di Indonesia," tutupnya. [idr]

Baca juga:
Grab Masih Tunggu Koordinasi Kemenhub Soal Penyesuaian Tarif Ojek Online
Penyesuaian Tarif Ojek Online untuk Daerah di Luar Jakarta
Kementerian Perhubungan Beri Sinyal Tarif Ojek Online Naik 2 Minggu Lagi
Demo Hapus Tarif Zona, Massa Ojek Online Datangi Kementerian Perhubungan
Usia Didemo, Maxim Ajak Pengemudi Ojek Online di Solo Gabung
Tarif Terlalu Murah, Kantor Perwakilan Maxim di Solo Disegel Massa Ojek Online

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini