Jokowi: Tugas BUMN itu bangun infrastruktur sebanyak-banyaknya
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mendukung dijalankannya terobosan-terobosan dalam mekanisme pembiayaan untuk proyek infrastruktur, seperti Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah atau PINA yang melengkapi skema pembiayaan infrastruktur selain skema kerja sama pemerintah dan badan usaha atau PPP.
"Saya menyambut baik financial closing Waskita Tol Road sebagai proyek PINA pertama ini. Saya berharap ini menjadi awal yang baik, yaitu dipercepatnya pembiayaan investasi di tol, Waskita Tol Road senilai Rp 70 triliun," kata Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/2).
Jokowi menjelaskan, jika hanya tergantung APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), maka pembangunan infrastruktur tidak bisa dilakukan dengan cepat. Oleh sebab itu, skema khusus, PPP (Public Private Partnership), reksadana terbatas perlu terus dilakukan.
Presiden memberi contoh, Taspen sebelumnya tidak pernah ikut dalam pembangunan proyek infrastruktur, namun sekarang mulai ikut. Sehingga bisa mendukung PT SMI bersama-sama untuk memperkuat equity yang ada. "Saya kira kalau cara-cara seperti ini dilakukan, akan banyak sekali infrastruktur yang dulunya hanya tergantung kepada APBN, sekarang tidak. Bisa investasi murni, bisa PPP atau KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha), dan bisa dengan skema yang lain," tutur Presiden.
Jokowi telah menyampaikan kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) agar proyek infrastruktur yang sudah dikerjakan oleh BUMN yang sudah jadi, selesai dari greenfield menjadi brownfield ,bisa juga langsung dilepas lagi dengan sekuritisasi. Sehingga bisa dapat duit lagi.
"Dipakai apa? Bangun lagi di tempat yang lain. Jangan kalau sudah jadi, dinikmati, dapat mingguan, bulanan, bukan itu tugasnya. Tugasnya itu membangun infrastruktur sebanyak-banyaknya di seluruh tanah air," tegas Jokowi.
Presiden berharap, model pembiayaan seperti ini ke depannya diperluas implementasinya. Tidak hanya untuk jalan tol, tapi ke berbagai sektor yang lainnya, baik pelabuhan, baik bandara, baik energi, untuk pembangkit listrik, untuk kilang minyak dan yang lain-lainnya.
Presiden Jokowi meminta agar setiap kementerian dan lembaga terkait supaya terus bersinergi dalam memanfaatkan skema pendanaan.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya