Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi bakal pakai pihak ketiga hitung cost recovery tahun ini

Jokowi bakal pakai pihak ketiga hitung cost recovery tahun ini Ilustrasi Tambang Minyak. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo berencana memakai pihak ketiga atau lembaga independen dalam menghitung dana yang harus dikembalikan dalam investasi minyak dan gas bumi atau disebut cost recovery. Sistem ini ditujukan untuk membantu Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dalam menghitung komponen investasi migas tersebut.

Hal ini diungkapkan presiden saat melakukan pertemuan dengan Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) di Hotel JW Marriot Medan beberapa waktu lalu.

"Presiden Jokowi mengatakan, akan mempertimbangkan pihak surveyor/independen menjembatani kontraktor dengan pemerintah (SKK Migas)," ujar Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) Sumatera Utara, Heryanson Munthe di Jakarta, Jumat (4/3).

Selama ini, penentuan jumlah cost recovery antara kontraktor dengan SKK Migas, hanya antara kedua belah pihak tanpa ada pihak yang menjembatani. Bahkan, nilai cost recovery 2015 sudah dipatok sebesar USD 16,5 miliar.

"Kehadiran lembaga independen sangat penting untuk membantu SKK Migas dan kontraktor. Lembaga independen itu juga agar mampu membuat kinerja lancar dan tepat waktu," kata Heryanson. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP