Investasi di Inter Milan, Erick Thohir Mengaku Tak Melulu Untung
Merdeka.com - Erick Thohir resmi melepas seluruh kepemilikan saham sebesar 31,05 persen di klub sepak bola dunia, Inter Milan. Dirinya mengaku, laiknya siklus investasi, tak melulu setiap waktu dirinya meraup untung.
Kendati demikian, dia tidak mengungkapkan seberapa besar keuntungan yang diraih dari berinvestasi di Inter Milan tersebut.
"Ya kadang-kadang ada (untung), kadang-kadang break even point (impas). Tergantung, hal biasalah," imbuhnya di Jakarta, Kamis (31/1).
Dirinya juga mengaku dana penjualan saham Inter Milan sebagian digunakan untuk membayar utang. Utang tersebut diperlukannya saat membeli saham Inter Milan pada 2013 silam.
"Sebagian bayar utang, sebagian ya balikin ekuiti. Yang namanya beli-beli itu kan pasti banyak utangnya tidak mungkin ekuiti semua. Makanya saya melihat itu sudah lumrah," ucapnya.
Sebelumnya, berdasarkan laporan dari II Sole 24 Ore, Erick Thohir membeli 70 persen saham kepemilikan klub Inter Milan seharga Rp 250 juta euro 2013. Saat menjual mayoritas saham ini kepada Suning Group 2016, dirinya mendapatkan keuntungan dari Capital Gain sebesar 30 juta euro.
Sementara, investasinya pada Inter Milan sejak 2013, membuat dirinya memperoleh pemasukan 15 juta euro dari bunga yang dibayarkan klub.
Reporter: Bawono Yadika Tulus
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya