Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Intip strategi BTN minimalisir pembobolan dan amankan dana nasabah

Intip strategi BTN minimalisir pembobolan dan amankan dana nasabah BTN. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Pembobolan dana nasabah masih kerap terjadi di perbankan nasional. Bank pelat merah atau bank BUMN menjadi salah satu korban pembobolan ini, termasuk PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).

Direktur Utama BTN Maryono menyampaikan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah untuk meminimalisir kejadian serupa terulang lagi.

"Kami akan lakukan pertama pelaporan kepada pihak regulator yaitu OJK, kalau ada yang sifatnya menyangkut pidana perdata laporkan ke pihak berwajib," ungkapnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI DPR RI, di Jakarta, Senin (23/4).

Selain itu, menurut dia, BTN akan terus meningkatkan pengawasan transaksi di seluruh kantor cabang dan kantor kas. BTN juga tak segan-segan menindak karyawan yang terlibat.

"Kemudian, mengenai pembobolan, dalam sistem kami kantor kas tidak boleh dilakukan sales. Kami tidak laporkan pelaku saja, tapi pihak kami juga kami lapor," tegas dia.

Maryono pun menyinggung soal pembobolan dana nasabah yang terjadi 2016 lalu. Hal itu dilakukan oleh sindikat dengan memakai nama BTN. Kasus itu, kata dia, sedang diproses oleh pihak yang berwajib.

"Ada yang mengaku sebagai pegawai BTN menawarkan produk dana kepada korban, dengan bawa beberapa formulir nasabah, pembukaan, tanda tangan," ujar dia.

"Ini Sejak 2016. Sudah melaporkan. Sudah ada pidana diputuskan PN Jakarta Selatan penjara selama 7 tahun. Kasus lain PN Jakarta Utara pidana penajara dp selama 8 tahun. Sisanya masih dalam proses," tutup Maryono.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP