Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini penjelasan JICT soal penutupan operasional pada 3 Agustus

Ini penjelasan JICT soal penutupan operasional pada 3 Agustus Pelabuhan. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - PT Jakarta lnternational Container Terminal (JICT) telah mengirimkan Surat Edaran (SE) kepada importir untuk menutup satu hari operasional JICT pada 3 Agustus 2017 lalu. Wakil Direktur utama PT JICT Riza Erivan menjelaskan, penutupan dilakukan JICT lantaran perlu adanya konfigurasi sistem-sistem untuk melakukan operasi kembali.

"Setelah itu, kami buka kembali untuk delivery. Jadi para importir kontainer yang masih ada di JICT silakan diambil, sampai sekarang juga masih kami buka," kata Riza saat konferensi perss di hotel Ambhara, Jakarta, Minggu (6/8).

Pada periode itu, jelas Riza, JICT memang sengaja melakukan penutupan. Oleh karena itu, JICT akan menanggung semua biaya apabila ada biaya yang masuk selama penutupan.

"Misalnya ada biaya penumpukan, biaya storage, ataupun biaya-biaya yang timbul di antara biaya itu jadi tanggungan perusahaan," ujarnya.

Di lain hal, direksi JICT belum bisa memastikan hingga kapan aksi mogok kerja para karyawan berlangsung. Namun, selama aksi tersebut tetap berjalan, kegiatan bongkar muat barang masih dialihkan ke terminal lain.

"Masih kita alihkan sampai menunggu kesiapan JICT untuk beroperasi kembali. Perkara apakah mogok ini akan berlanjut bukan kami yang mutuskan. SP JICT yang menentukan masih mau mogok atau nggak, tapi kami tetap melakukan komunikasi untuk mediasi," pungkas Riza.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP