Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini Cara Dorong Pesantren dan Santri Agar Jadi Penggerak Ekonomi Nasional

Ini Cara Dorong Pesantren dan Santri Agar Jadi Penggerak Ekonomi Nasional Santri Didorong Jadi Penggerak Ekonomi. istimewa ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua SiMac atau Santri Millenial Centre, Nur Rahman mendorong para santri untuk mengambil peran dalam pembangunan ekonomi nasional. SiMac atau Santri Millenial Centre adalah sebuah wadah perjuangan Santri di dalam membangun Ekonomi Kerakyatan berbasis keuamatan. Wadah ini menargetkan Target jutaan Santri Usahawan di seluruh Indonesia.

"Pesantren dan santri diharapkan tak hanya menjadi pusat pendidikan dan kajian agama tapi juga sebagai motor penggerak ekonomi berbasis keumatan," kata Nur Rahman.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Kelompok Usaha Rakyat Indonesia (AKURINDO), Febri Wibawa Parsa, mengatakan bahwa setiap santri dan kaum muda yang menjadi anggota SiMaC akan dibekali kartu GUS IWAN atau Gerakan Santri Wirausahawan.

"Kartu ini menjadi sarana bagi para santri entrepreneur pada akses modal, akses pasar, Jaminan usaha serta advokasi pelatihan dan pendampingan," tutur Febri.

Sebelumnya, Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin meresmikan Kedai Kopi Abah di Jalan Karapitan No 22, Kota Bandung. Peresmian kedai kopi Abah ini menjadi salah satu bagian implementasi Gagasan Arus Baru Ekonomi Indonesia yang digagas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ini.

Dalam ambutannya, Kyai Maruf menegaskan menjadi santri itu jangan menjadi beban. Santri dan santriwati lanjut Kyai Ma’ruf harus kreatif di bidang ekonomi supaya mandiri. Melalui wadah Santri Millenial Center (SiMaC), dirinya menginisiasi Gerakan Santri Wirausahawan (GUS IWAN) dengan produk Kopi Abah.

Menurut Maruf Amin, gagasan Arus Baru Ekonomi Indonesia merupakan sebuah gagasan untuk memperkuat ekonomi umat, pentingnya umat ini bisa kuat ekonominya karena masyarakat Indonesia ini mayoritas adalah umat.

"Saya mengajak semua lapisan masyarakat tak terkecuali santri dan santriwati untuk menggerakan ekonomi berbasis keumatan ini. Karena ekonomi umat kuat secara otomatis ekonomi Indonesia juga akan kuat," tegas dia.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP