Industri Asuransi Jiwa Indonesia Catatkan Premi Rp 140 triliun di Kuartal III-2018

Jumat, 7 Desember 2018 17:16 Reporter : Teresa Rachel
Industri Asuransi Jiwa Indonesia Catatkan Premi Rp 140 triliun di Kuartal III-2018 Asuransi Jiwa Indonesia. istimewa ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Bersama Asosiasi Jiwa Indonesia (AAJI), Wiroyo Karsono mencatat pendapatan industri asuransi jiwa di Tanah Air mencapai Rp 149,87 triliun hingga kuartal III-2018. Angka ini mengalami penurunan 15,5 persen dibanding dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai Rp 177,42 triliun.

Namun demikian, total premi industri ini tercatat mencapai Rp 140,94 triliun atau naik 1,2 persen dibanding periode sama tahun lalu yang hanya Rp 139,27 triliun.

"Total pendapatan kuartal III-2018 ini memang mengalami penyusutan dibandingkan dengan periode sebelumnya pada tahun 2017, namun terjadi peningkatan pada total pendapatan premi," ungkap Wiroyo di Jakarta, Jumat (7/12).

Naiknya premi ini didorong oleh tumbuhnya premi bisnis baru yang meningkat sebesar 6,4 persen menjadi Rp 89,58 triliun. Ini berkontribusi sebesar 63,6 persen pada total premi industri asuransi jiwa.

"Ini juga lebih besar dibanding kontribusi total premi lanjutan yang nilainya mengalami penurunan 6,8 persen menjadi Rp 51,36 triliun dan berkontribusi 36,4 persen."

Selain itu, produk unit link masih mendorong pertumbuhan total pendapatan premi dengan kontribusi sebesar 68,4 persen dan produk tradisional menyumbang sebesar 41,6 persen.

Premi dari saluran distribusi keagenan turut mengalami pertumbuhan sebesar 6,2 persen dibandingkan periode sama tahun lalu dan memberi kontribusi pada premi sebesar 39,7 persen. Selanjutnya, saluran distribusi alternatif pun turun mengalami peningkatan sebesar 2,5 persen yang berkontribusi sebesar 18,3 persen terhadap total premi di Kuartal III-2018.

Terkait instrumen investasi, reksadana tetap menjadi kontributor tinggi yaitu sebesar 33,3 persen dari total investasi asuransi jiwa Indonesia. Disusul instrumen investasi dari saham dengan kontribusi 32,4 persen dan ini mengalami kenaikan 11,5 persen dibanding periode sama tahun lalu.

"Berdasarkan capaian ini, industri asuransi jiwa terus tumbuh dan memiliki peran signifikan dalma mendukung pembangunan ekonomi nasional," katanya. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Asuransi
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini