Ikatan Pilot Indonesia Minta Penerbang Balon Udara Ditindak Tegas

Jumat, 7 Juni 2019 15:18 Reporter : Merdeka
Ikatan Pilot Indonesia Minta Penerbang Balon Udara Ditindak Tegas Balon udara. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Ikatan Pilot Indonesia (IPI) menilai penerbangan balon udara tanpa awak berpotensi mengancam keselamatan penerbangan, pesawat, aircrew dan penumpang serta harta benda pada beberapa titik di wilayah Republik Indonesia, terutama di Jawa Tengah.

"Mengacu Peraturan Menteri Perhubungan nomor 40 tahun 2018 tentang penggunaan Balon Udara tanpa awak pada kegiatan Festival Budaya ini, ada lima poin menjadi sikap kami," kata Ketua IPI Capt. Iwan ST melalui keterangan resminya, Jumat (7/6).

Pertama, IPI meminta regulator dan pemerintah daerah dapat mengatur dan bekerjasama dengan semua pihak terkait dengan kegiatan tersebut sebagaimana yang telah diatur pada PM 40 tahun 2018 oleh Kemenhub.

Kedua, mengimbau kepada masyarakat untuk dapat memenuhi semua ketentuan yang berlaku sebagaimana yang telah diatur guna memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan dengan tidak mengurangi esensi kegiatan Budaya Masyarakat tersebut.

Ketiga, IPI meminta untuk diterbitkan Notam Restricted Area bahkan Prohibited Area disertai rute alternatif nya pada saat kegiatan berlangsung guna menghindari resiko bahaya yang dapat ditimbulkan oleh kegiatan tersebut.

Keempat, agar menindak tegas pelaku kegiatan ilegal menerbangkan Balon Udara tanpa awak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang telah diterbitkan.

Terakhir, IPI mengimbau kepada seluruh Pilot Indonesia untuk terus melaporkan Ke Pihak Pihak Terkait jika ditemukan adanya Hazard terkait Balon Udara.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, meminta masyarakat yang mempunyai tradisi perayaan Idulfitri 2019 dengan menerbangkan balon udara berukuran besar dilakukan secara bijak. Hal tersebut untuk menghindari gangguan pada angkutan udara saat melakukan penerbangan.

"Balon udara kalau terbang ke atas itu mengganggu jalur penerbangan. Oleh karenanya sejak kemarin sudah ada catatan dari pilot," ujar Menhub Budi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Kamis (6/6).

Reporter: Muhammad Radityo

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini