Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hindari Hal-Hal Berikut Saat Mencari Kerja di Masa Pandemi

Hindari Hal-Hal Berikut Saat Mencari Kerja di Masa Pandemi 5 Strategi Darurat Finansial yang Perlu Dilakukan di Masa New Normal. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Virus corona telah meningkatkan jumlah pengangguran di dunia. Tak terkecuali Indonesia. Maka dari itu, proses mencari kerja kembali untuk menyambung hidup tentu menjadi tantangan sulit saat ini.

Dilansir dari CNBC, Selasa (14/7), saat ini perusahaan atau pemberi kerja 'memegang kartu AS' dalam hal tawaran kerja. Namun, konsultan keuangan Ramit Sethi mengatakan pencari kerja masih dapat menaikkan posisi tawarnya.

"Maka dari itu dibutuhkan perubahan cara pandang Anda dari pelamar kerja pada umumnya menjadi kandidat terbaik," ujar penulis buku terbaik versi New York Times ini.

Lalu bagaimana menghindari kesalahan mencari kerja terutama saat masih berlangsungnya pandemi corona? Berikut ulasannya.

1. Mental Asal Dapat Kerja

asal dapat kerjaRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sethi mengatakan kesalahan umum yang dilakukan pencari kerja saat melamar lowongan pekerjaan ialah mental 'murah'. Di saat membutuhkan seperti sekarang ini, menurutnya, banyak pencari kerja bersedia ditempatkan di bagian manapun asalkan bisa bekerja.

"Sementara, kandidat terbaik tahu mereka harus memilah perusahaan yang sesuai dengan kemampuannya seperti perusahaan mengevaluasi para pencari kerja," jelasnya.

2. Kirim CV Ke Banyak Perusahaan

cv ke banyak perusahaanRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sethi mengungkapkan tips selanjutnya ialah dengan membuat daftar 10 perusahaan yang ingin dilamar. Alih-alih mengirim CV ke banyak perusahaan dengan harapan mendapat panggilan wawancara kerja terlebih dulu.

"Manager HRD tahu mana lamaran yang asal kirim dengan yang serius," ujarnya.

Maka dari itu, pembuatan daftar akan mempermudah Anda untuk mempersiapkan CV yang baik saat mengirimkan berkas lamaran.

3. Tidak Melakukan Penelitian

melakukan penelitianRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sethi menjelaskan, dalam membuat surat lamaran kerja dan CV, Anda harus mengetahui terlebih dulu apa pekerjaan yang diinginkan. Setelah mengetahui hal tersebut, Anda bisa memulai mencari lowongan yang sesuai.

Anda bisa juga mencari kenalan pada perusahaan yang ingin dilamar. Mulailah mengobrol mengenai perusahaan sebagai bahan informasi saat wawancara nanti.

4. CV Dibuat Seadanya

dibuat seadanyaRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Langkah selanjutnya ialah dengan membuat CV yang menarik dan padat. Sethi menyarankan dalam CV hanya dijabarkan prestasi dan hasil kerja.

"Anda bisa menjelaskan proses pencapaian saat sesi wawancara nanti," ujarnya.

5. Tanpa Persiapan Wawancara

persiapan wawancaraRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Saat Anda telah berhasil sampai pada tahap wawancara gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Sethi menyarankan untuk mengungkapkan rencana kerja dalam 90 hari.

"Hal itu tak pernah gagal untuk menciptakan kesan," ujarnya.

Kondisi industri saat ini, lanjut Sethi, juga membuat proses negosiasi gaji menjadi sulit. Tawaran rendah menjadi hal yang tidak bisa dihindarkan.

Sethi menyarankan Anda bisa menurunkan sedikit ego dengan sejumlah kompensasi. Dia mencontohkan apakah perusahaan menawarkan benefit lain seperti jam kerja fleksibel atau bisa bekerja dari rumah. Selain itu, apakah perusahaan menawarkan bonus seperti jika target kerja tercapai akan ada kenaikan gaji.

 

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP