Hidupkan UMKM, Kadin imbau pengusaha ambil peran dalam gelaran MTQN Sumut

Sabtu, 23 Desember 2017 17:53 Reporter : Idris Rusadi Putra
Hidupkan UMKM, Kadin imbau pengusaha ambil peran dalam gelaran MTQN Sumut UKM. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara, Ivan Iskandar meminta rekannya sesama pengusaha untuk mengambil peran menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-27 Sumatera Utara (Sumut). Dia mengimbau Kadin di 7 kabupaten/kota untuk bersinergi dengan panitia setempat dalam percepatan penyiapan berbagai kebutuhan MTQN ke 27 di Sumut.

"Pengusaha kita harapkan ambil peran. Bantu apa yang bisa dibantu di daerahnya masing-masing. Kita punya tanggung jawab yang sama menyukseskan MTQ Nasional di Sumut, kampung kita sendiri," ucap Ivan di Jakarta, Sabtu (23/12).

Penyebaran lokasi MTQN nantinya ada di 7 titik, yang dimaksudkan agar banyak daerah yang memperoleh manfaat dari kegiatan tersebut. Di antaranya manfaat adalah menghidupkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bidang makanan, minuman, souvenir, transportasi dan lain sebagainya.

"Syiar Islam juga akan semarak di banyak daerah di Sumut. Itu juga menjadi pertimbangan mengapa MTQ Nasional di Sumut digelar di beberapa titik," jelas Ivan.

Ivan yang juga Wakil Ketua Harian Panitia MTQN mengapresiasi 7 kepala daerah yang terus berlomba dengan waktu menyiapkan sarana dan prasarana MTQN.

"Pemprov Sumut dan jajaran SKPD terus melakukan percepatan untuk menyiapkan semua kebutuhan MTQ Nasional. Begitu juga dengan 7 kepala daerah kabupaten dan kota yang menjadi tempat pelaksanaan. Kita lihat terus berpacu dengan waktu meyiapkan semua kebutuhan. Ini layak kita apresiasi."

Saat ini, proses persiapan MTQN Sumut telah sampai pada tahap pembuatan design mimbar. Kemudian dilanjutkan pembuatan mimbar di 7 titik yakni Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan, Binjai dan Langkat.

"Design mimbar hampir rampung. Selanjutnya pembuatan mimbar. Ini terus kita kejar. Pembuatan mimbar kita targetkan akan tuntas pada awal April 2018. Paling lama 2 bulan sebelum jadwal penyelenggaraan September atau paling lama Oktober 2018 nanti," harap Ivan.

Selain itu, panitia juga telah berkoordonasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemko) di 7 daerah guna menyiapkan tempat penginapan bagi qori dan qoriah peserta MTQ.

"Keamanan dan kenyamanan peserta harus kita ke depankan. Jangan sampai peserta tidak nyaman hingga mempengaruhi psikologis. Karena itu kita menggali banyak informasi dari Gubernur NTB yang sudah punya pengalaman menggelar MTQ Nasional ke 26 tahun 2017," papar Ivan.

Begitu juga kesiapan sarana transportasi dari dan ke lokasi acara di tiap kabupaten dan kota nantinya, termasuk hal yang tidak kalah penting adalah persiapan makanan bagi peserta.

"Pelaksanaan MTQ Nasional di Sumut tidak terkonsentarsi pada satu titik. Kita melibatkan 7 Kabupaten dan Kota. Untuk itu, perlu bersinergi agar pelaksanaan bisa sukses," pesan Ivan. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. KADIN
  2. UKM
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini