H-7 Lebaran, konsumsi avtur di Bali naik 10 persen dari kondisi normal
Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) mencatat konsumsi bahan bakar minyak untuk pesawat udara (avtur) di Bali mulai meningkat 5 sampai 10 persen dari rata-rata konsumsi per hari mencapai 2.300 kiloliter memasuki arus mudik Lebaran 2018. Konsumsi tersebut, tertinggi kedua setelah Bandara Soekarno Hatta di Jakarta.
"Konsumsi avtur di Bali merupakan tertinggi kedua setelah Bandara Soekarno-Hatta," kata General Manager Pertamina Pemasaran Wilayah V Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Ibnu Chouldum seperti dikutip Antara di Denpasar, Sabtu (9/6).
Menurut Ibnu, konsumsi semakin melonjak saat setelah lebaran karena masyarakat akan menghabiskan libur panjang salah satunya di Bali yang menjadi magnet utama wisatawan dalam negeri. Hingga kini, sudah banyak pesanan avtur khususnya dari pesawat carter atau penerbangan tambahan yang diminta setelah Lebaran.
Mengantisipasi lonjakan konsumsi, pihaknya telah menyiapkan tambahan avtur sesuai dengan prediksi meningkatnya konsumsi. Pihaknya akan menyiapkan sekitar 2.489 kiloliter untuk mencukupi kebutuhan BBM avtur di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sebelumnya telah menerima pengajuan sebanyak 724 penerbangan tambahan untuk mengakomodasi tingginya permintaan kebutuhan saat arus mudik dan balik serta libur panjang Lebaran. Jumlah itu meningkat 96 persen dibandingkan penerbangan ekstra tahun lalu yang mencapai 369 penerbangan tambahan.
Rute dalam penerbangan tambahan tersebut paling banyak menuju Surabaya, Jakarta, Labuan Bajo, Lombok, Semarang dan Ujung Pandang. Jadwal penerbangan tambahan tersebut berlaku mulai 1-30 Juni 2018 dengan total jumlah tempat duduk diperkirakan mencapai 116.566 kursi.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya