Gubernur Bali Nilai Dampak Covid-19 Lebih Mengerikan dari Teror Bom Hingga SARS

Senin, 1 Maret 2021 16:45 Reporter : Sulaeman
Gubernur Bali Nilai Dampak Covid-19 Lebih Mengerikan dari Teror Bom Hingga SARS Ilustrasi Bali. ©Unpslash/Jeremy Bishop

Merdeka.com - Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan, dampak pandemi Covid-19 begitu mengerikan bagi perekonomian Pulau Dewata. Bahkan, ini lebih buruk ketimbang tragedi Bom Bali jilid satu dan dua maupun wabah SARS pada 2002 silam.

"Dari pengalaman yang ada, (Bali) pernah terganggu terorisme karena Bom Bali satu dan dua, kemudian erupsi gunung Agung, sebelumnya juga terjadi virus Sars. Itu kejadian-kejadian tidak berlangsung lama, tidak dalam skala luas, dan dampaknya tidak separah sekarang ini yang pandemi Covid-19," tegasnya dalam webinar bertajuk Vaksin Datang Pariwisata Gemilang, Senin (1/3).

Koster mengungkapkan, begitu mengerikannya dampak buruk pandemi Covid-19 terhadap perekonomian Bali lantaran tiga faktor. Pertama, penyebaran virus mematikan asal China itu berlangsung dalam cakupan yang amat luas dan menjangkau negara penghasil wisatawan asing bagi Bali.

"Pandemi Covid-19 ini telah meluas di 216 negara. Termasuk negara yang langganan ke Bali sebagai wisatawan," ungkap dia.

Baca Selanjutnya: Pertumbuhan Bali Terburuk dalam Sejarah...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini