Gaji Orang Terkaya ini Lebih Kecil dari Karyawannya dan 40 Tahun Tak Pernah Naik

Jumat, 26 Maret 2021 06:00 Reporter : Merdeka
Gaji Orang Terkaya ini Lebih Kecil dari Karyawannya dan 40 Tahun Tak Pernah Naik Ilustrasi orang kaya. ©shutterstock.com/Minerva Studio

Merdeka.com - Anda pasti tak menyangka, kesuksesan Warren Buffett ternyata tak selaras dengan gaji yang diterimanya. Bahkan, gaji dia tidak pernah naik dalam 40 tahun. Padahal, CV Buffett sangat mentereng. Sukses membawa Berkshire Hathaway tampil sebagai salah satu perusahaan multinasional paling sukses di dunia.

Dikutip dari Market Insider, Rabu (24/3) US Securities and Exchange Commission (SEC) mengungkap Buffett mengantongi gaji hanya USD 100.000 atau setara Rp 1,4 miliar per tahun. Nilai ini bahkan belum berubah sejak dia masih menjabat di posisi yang sama pada 1980, atau sekitar 40 tahun lalu.

Begitupun di perusahaan lainnya, saat masih menjabat sebagai direktur di salah satu surat kabar terbesar di AS, The Washington Post, Warren Buffett diketahui hanya memiliki gaji dua kali rata-rata gaji tahunan direktur perusahaan di tahun 1990-an.

Sebelum akhirnya dia hengkang dari The Washington Post pada pertengahan 2011, yang juga diikuti dari beberapa perusahaan lainnya.

Sebagai orang nomor satu di perusahaan, Buffett diketahui terlibat langsung merekomendasikan besaran gaji yang ingin dia dapatkan, termasuk nominal untuk berbagai tunjangan.

Total kompensasi tertinggi yang pernah dia terima di Berkshire Hathaway adalah USD 525.000 sekitar Rp 7,5 miliar pada 2010, terdiri dari USD 100.000 gaji, USD 75.000 untuk biaya direktur dan USD 350.000 yang dialokasikan untuk biaya keamanannya.

Beberapa kalangan berpendapat, mungkin Buffett tidak memerlukan gaji besar. Sebab, dia memiliki kekayaan berlimpah dan termasuk salah satu orang terkaya dunia. Apalagi dia juga dikenal tidak hobi foya-foya, memiliki rumah sederhana, menggunakan mobil biasa, bahkan terbiasa sarapan di restoran cepat saji McDonald.

Sekalipun kerap dijuluki salah satu investor tersukses sepanjang sejarah, dia tidak diperlakukan spesial di kantornya. Dia tidak menggunakan mobil perusahaan, juga tidak pernah menggunakan pesawat perusahaan untuk kepentingan pribadinya.

2 dari 3 halaman

Gaji Bawahannya Lebih Besar

lebih besar rev1

Meminta hanya digaji kecil dan hidup sederhana, prinsip Buffett ini juga jadi teladan bagi Charlie Munger, yang merupakan orang kepercayaan Buffett sekaligus mendampinginya sebagai wakil kepala eksekutif di Berkshire Hathaway. Munger memiliki gaji USD 100.000 sama seperti Buffett.

Mungkin masuk akal jika Munger tidak begitu ambisius dengan gaji besar. Sebab, dia juga tergolong sangat kaya, meskipun nilainya masih lebih kecil dari harta Buffett. Kekayaan Munger menurut Forbes sekitar USD 2 miliar atau sekitar Rp 28,8 triliun. Dia juga menjabat sebagai anggota eksekutif di perusahaan ritel terbesar AS, Costco.

Meski begitu, beberapa karyawan Buffett yang mengisi jabatan sebagai kepala divisi diketahui memiliki gaji fantastis yang berkali lipat dari gaji sang bos.

Ajit Jain dan Greg Abel, yang masing-masing mengepalai divisi asuransi dan non-asuransi Berkshire mendapatkan gaji USD 16 juta atau sekitar Rp 230 miliar dalam tiga tahun terakhir, ditambah bonus total masing-masing USD 7 juta atau lebih dari Rp 100 miliar

Begitupun kepala keuangan Berkshire Hathaway, Marc Hamburg, yang gajinya sekitar USD 300.000 atau sekitar Rp 4,3 miliar pada 1996, sekarang sudah naik menjadi USD 3,3 juta tahun lalu atau sekitar Rp 47,5 miliar.

3 dari 3 halaman

Gaji CEO Perusahaan Lain

perusahaan lain rev1.gif

Jika dibandingkan dengan CEO perusahaan lainnya, gaji Buffett terbilang sangat jauh dari nilai normal yang banyak diterima bos-bos perusahaan di AS. Pada 2019, rata-rata gaji CEO di perusahaan yang termasuk dalam indeks S&P 500 adalah USD 15 juta atau lebih dari Rp 215 miliar.

Selain itu, dikutip dari DailyMail, dalam laporan berjudul "100 most Overpaid CEO" yang dirilis oleh lembaga advokasi pemegang saham, As You Sow menemukan bahwa, rata-rata gaji dari 100 CEO, gaji paling mahal adalah USD 21,3 juta setara Rp 304 miliar.

CEO dengan gaji termahal adalah bos Google, Sundar Pichai yang mendapat sekitar USD 280,6 juta atau setara Rp 4 triliun pada 2019. As You Sow menghitung, dia dibayar 95 persen lebih tinggi dari gaji seharusnya, sekitar USD 14 juta atau Rp 200 miliar.

Laporan tersebut juga menunjukkan gaji Pichai bahkan 1.000 kali lipat lebih banyak dibanding rata-rata gaji karyawan Google yaitu USD 258,7 ribu atau Rp 3,7 miliar.

Reporter: Abdul Azis Said
Sumber: Liputan6

  [bim]

Baca juga:
Ingat Bocah jadi Miliarder di Arab? Ibunya Pernah Dikira Pembantu Saat ke Sekolah
Cerita Miliuner Warren Buffett Raup Rp244 Triliun dari 5 Saham
Kisah Wang Jianlin, Dulu Orang Terkaya Asia Kini Hilang Rp 448 T & Terlilit Utang
Kisah Sukses Nayar, Bos Perusahaan Kecantikan akan Jadi Perempuan Terkaya Kedua India
Nilai Saham Meroket, Kekayaan Warren Buffett Melonjak Jadi Rp1.430 Triliun
Jumlah Orang Kaya Terus Bertambah di Tengah Pandemi, Total Kekayaan Rp209.000 Triliun
Aplikasi Zoom Sukses Bawa Miliarder ini Kembali Menjadi Orang Terkaya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini