Fakta Unik: Sejak Februari 2025, Kapal Pinisi Pusaka Indonesia Kalsel Angkut 5.000 Wisatawan Lokal & Mancanegara!

Sejak diresmikan Februari 2025, Kapal Pinisi Pusaka Indonesia di Kalimantan Selatan telah menarik ribuan wisatawan. Simak bagaimana BUMD Ambapers mengelola potensi wisata bahari ini!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik: Sejak Februari 2025, Kapal Pinisi Pusaka Indonesia Kalsel Angkut 5.000 Wisatawan Lokal & Mancanegara!
Sejak diresmikan Februari 2025, Kapal Pinisi Pusaka Indonesia di Kalimantan Selatan telah menarik ribuan wisatawan. Simak bagaimana BUMD Ambapers mengelola potensi wisata bahari ini! (Merdeka.com)

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kalimantan Selatan, PT Ambang Barito Nusapersada (Ambapers), berhasil mencatat pencapaian signifikan dalam sektor pariwisata. Sejak didatangkan pada Februari 2025, Kapal Pinisi Pusaka Indonesia telah menarik minat ribuan wisatawan. Kapal ini menjadi daya tarik utama bagi pengunjung lokal hingga mancanegara yang ingin menjelajahi keindahan Kalimantan Selatan.

Hingga pertengahan September ini, sekitar 5.000 wisatawan telah memanfaatkan jasa Kapal Pinisi Pusaka Indonesia untuk berwisata. Mereka menikmati berbagai destinasi menarik yang ditawarkan di wilayah Kalimantan Selatan. Kehadiran kapal pinisi ini tidak hanya memperkaya pilihan wisata, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pendapatan daerah.

Direktur Utama PT Ambapers, Zulfadli Gazali, mengungkapkan antusiasme tinggi dari masyarakat terhadap Kapal Pinisi Pusaka Indonesia. "Kapal pinisi mengalami perkembangan wisata yang cukup pesat sejak diresmikan pada Februari 2025. Banyak peminatnya mulai warga lokal, luar provinsi, hingga mancanegara," ujarnya di Banjarmasin, Rabu.

Perkembangan Pesat dan Tantangan Operasional Kapal Pinisi

Sejak awal operasionalnya pada Februari 2025, Kapal Pinisi Pusaka Indonesia menunjukkan pertumbuhan wisata yang menjanjikan. PT Ambapers mencatat bahwa jika beroperasi secara produktif, kapal ini mampu mengangkut hampir 1.000 wisatawan setiap bulannya. Angka ini menunjukkan potensi besar kapal pinisi sebagai ikon wisata bahari di Kalimantan Selatan.

Meski demikian, operasional Kapal Pinisi Pusaka Indonesia tidak lepas dari tantangan. Zulfadli menjelaskan, "Memang mengalami penurunan sejak demo skala nasional yang berlangsung beberapa waktu lalu." Penurunan ini menunjukkan sensitivitas sektor pariwisata terhadap kondisi sosial dan politik nasional, namun Ambapers tetap optimis.

Untuk memaksimalkan pelayanan, Ambapers membagi jadwal berlayar Kapal Pinisi Pusaka Indonesia menjadi tiga sesi setiap harinya. Wisatawan dapat memilih jadwal pagi, siang, atau malam, memberikan fleksibilitas lebih untuk merencanakan perjalanan mereka. Pembagian jadwal ini bertujuan untuk mengakomodasi berbagai preferensi pengunjung.

Pendapatan daerah dari biaya sewa Kapal Pinisi Pusaka Indonesia terus mengalami peningkatan seiring berjalannya waktu. Hal ini membuktikan bahwa investasi pada sektor pariwisata bahari, khususnya dengan kapal tradisional seperti pinisi, dapat menjadi sumber pemasukan yang signifikan. Ambapers berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi ini.

Destinasi Menarik dan Fasilitas Lengkap Kapal Pinisi Pusaka Indonesia

Zulfadli Gazali mengajak seluruh wisatawan untuk merasakan pengalaman berlayar yang tak terlupakan dengan Kapal Pinisi Pusaka Indonesia. Kapal ini menawarkan rute perjalanan jauh maupun dekat ke berbagai destinasi wisata ikonik di Kalimantan Selatan. Pilihan rute yang beragam memungkinkan wisatawan menyesuaikan petualangan mereka.

Beberapa destinasi populer yang dapat dijelajahi meliputi Sungai Barito yang legendaris, Kubah Basirih yang sarat sejarah, hingga Pulau Kembang yang dihuni kera-kera lucu. Selain itu, ada juga opsi kunjungan ke area pemancingan dan rute khusus lainnya sesuai permintaan wisatawan. Fleksibilitas ini menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.

Untuk menikmati perjalanan dengan Kapal Pinisi Pusaka Indonesia, wisatawan perorangan hanya perlu mengeluarkan dana Rp250 ribu. Dengan harga tersebut, mereka sudah mendapatkan berbagai fasilitas lengkap yang menunjang kenyamanan dan keamanan, seperti:

  • Makanan dan minuman
  • Peralatan keamanan standar
  • Hiburan di atas kapal
  • Ruangan ber-AC dilengkapi kursi dan meja

Bagi rombongan atau paket wisata dengan maksimal 40 orang, tersedia penawaran khusus. Paket ini dibanderol Rp9,5 juta untuk rute tertentu, dan sekitar Rp12 juta untuk rute lebih panjang ke Sungai Barito.

Spesifikasi Teknis dan Peran Strategis Kapal Pinisi

Kapal Pinisi Pusaka Indonesia yang kini beroperasi di Kalimantan Selatan didatangkan langsung dari Makassar pada Februari 2025. Kapal tradisional ini memiliki kemampuan berlayar normal dengan kecepatan stabil sekitar 6 knot per jam. Kecepatan ini ideal untuk menikmati pemandangan sekitar tanpa terburu-buru.

Apabila kondisi memungkinkan dan dibantu dengan layar haluan, Kapal Pinisi Pusaka Indonesia dapat mencapai kecepatan hingga 10 knot per jam. Kemampuan ini menunjukkan adaptasi teknologi pada kapal tradisional untuk efisiensi perjalanan. Desain pinisi yang kokoh juga menjamin keamanan selama pelayaran.

Kehadiran Kapal Pinisi Pusaka Indonesia tidak hanya sebagai sarana rekreasi, tetapi juga sebagai simbol pelestarian budaya maritim Indonesia. Kapal ini membuktikan bahwa warisan budaya dapat diintegrasikan dengan pariwisata modern. Hal ini sekaligus mempromosikan keindahan alam dan kekayaan budaya Kalimantan Selatan kepada dunia.

Dengan terus meningkatnya minat wisatawan dan pengelolaan yang profesional dari PT Ambapers, Kapal Pinisi Pusaka Indonesia diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Kapal ini juga berperan penting dalam memperkenalkan pesona bahari Kalimantan Selatan kepada lebih banyak orang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi