PLN UP3 Cianjur, melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sukanagara, baru-baru ini menyalurkan sambungan listrik gratis kepada warga di Desa Campakamulya, Kecamatan Campakamulya, Cianjur. Inisiatif ini merupakan bagian dari program Light Up The Dream (LUTD) yang bertepatan dengan perayaan Hari Pelanggan Nasional. Bantuan ini secara khusus ditujukan untuk keluarga berpenghasilan rendah yang selama ini belum memiliki akses listrik mandiri.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen PLN untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan akses energi. Manager PLN UP3 Cianjur, Andre Pratama Djatmiko, menyatakan bahwa bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi kehidupan sehari-hari penerima. Program LUTD ini bertujuan untuk menyebarkan semangat kebersamaan dan memastikan listrik menjadi penerang serta penggerak kehidupan.
Salah satu penerima manfaat dari program ini adalah Ibu Peni, seorang buruh lepas di Desa Campakamulya, yang selama bertahun-tahun terpaksa menyambung listrik dari tetangga. Dengan adanya sambungan listrik gratis ini, PLN berharap dapat membantu meningkatkan perekonomian dan kualitas hidup keluarga penerima. Ini adalah langkah konkret PLN dalam mewujudkan pemerataan akses listrik di seluruh wilayah, termasuk Kabupaten Cianjur.
Advertisement
Advertisement
Program Light Up The Dream (LUTD) merupakan salah satu wujud nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat yang kurang beruntung. Inisiatif ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap keluarga memiliki kesempatan untuk menikmati akses listrik yang layak dan aman. Andre Pratama Djatmiko menegaskan bahwa PLN tidak hanya fokus pada pelanggan, tetapi juga pada keluarga yang benar-benar membutuhkan dukungan energi.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, turut menjelaskan bahwa Hari Pelanggan Nasional adalah momen yang tepat untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Pihaknya sangat mendukung bantuan listrik gratis yang diberikan kepada warga kurang mampu di Cianjur ini. “PLN selalu berkomitmen menghadirkan terang yang adil untuk semua,” ujar Sugeng Widodo, menekankan visi perusahaan.
Melalui LUTD, PLN memastikan bahwa akses listrik tidak lagi menjadi kemewahan, melainkan hak dasar bagi setiap warga. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menyebarkan keberkahan ke berbagai wilayah. Kehadiran listrik diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Advertisement
Bantuan sambungan listrik gratis ini bukan sekadar pemasangan instalasi, melainkan juga simbol harapan baru. Hal ini menunjukkan bahwa PLN berupaya keras untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Program ini adalah bagian dari upaya besar PLN dalam mewujudkan pemerataan akses energi di seluruh Indonesia.
Advertisement
Ibu Peni, warga Desa Campakamulya, adalah salah satu penerima manfaat utama dari program Light Up The Dream ini. Selama bertahun-tahun, Peni yang berprofesi sebagai buruh lepas dengan penghasilan tidak menentu, harus bergantung pada sambungan listrik dari tetangga. Kondisi ini seringkali menyulitkan dirinya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di rumah.
Keterbatasan ekonomi membuat Ibu Peni tidak mampu memasang sambungan listrik sendiri. “Selama ini kami harus numpang dari tetangga, dan itu sering menyulitkan,” ungkap Peni, menggambarkan perjuangannya. Situasi ini menjadi perhatian PLN, yang kemudian memilihnya sebagai salah satu penerima bantuan sambungan listrik gratis.
Dengan adanya sambungan listrik mandiri, keluarga Peni kini dapat menikmati penerangan yang stabil dan aman. Kehadiran listrik di rumahnya bukan hanya sekadar menerangi, tetapi juga membuka peluang baru. PLN berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan perekonomian keluarga Peni.
Advertisement
Sugeng Widodo berharap keluarga Peni dapat merasakan kebahagiaan dan kehidupan yang lebih baik setelah rumah mereka dialiri listrik. Bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa listrik memiliki peran krusial dalam mengubah kualitas hidup masyarakat. “Terima kasih PLN saat ini kami sudah memiliki aliran listrik sendiri,” kata Peni dengan rasa syukur.
Sumber: AntaraNews