Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada Jumat (27/9) menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kota Makassar untuk menciptakan Iklim Investasi Makassar yang bersih dan kondusif. Penegasan ini disampaikan dalam acara peletakan batu pertama (groundbreaking) Hotel Grand Mercure, yang akan menjadi hotel bintang lima pertama di kota tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap investasi yang masuk ke Makassar dapat berjalan tanpa hambatan dan memberikan dampak positif maksimal bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Makassar bertekad untuk memberantas praktik-praktik tidak berintegritas yang dapat mencoreng reputasi investasi di daerah. Munafri Arifuddin secara langsung mengundang para pengembang untuk memaparkan rancangan proyek mereka, menekankan pentingnya keterbukaan sejak awal. Hal ini bertujuan untuk membangun kepercayaan antara investor dan pemerintah kota, serta mempercepat proses perizinan yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
Dengan hadirnya hotel berskala internasional seperti Grand Mercure, Makassar diharapkan semakin siap menjadi pusat kegiatan bisnis dan pariwisata di Kawasan Timur Indonesia. Komitmen ini tidak hanya menarik investor baru, tetapi juga menjamin bahwa seluruh proses pembangunan dan operasional berjalan sesuai standar. Ini adalah upaya strategis untuk membangkitkan geliat ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja baru bagi warga Makassar.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Kuat Pemkot untuk Iklim Investasi Bersih
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara tegas menyatakan bahwa Pemerintah Kota Makassar tidak akan mentolerir praktik-praktik yang dapat merusak Iklim Investasi Makassar. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, baik dari pemerintah kota maupun pusat. Integritas para pelayan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan investasi yang sehat dan terpercaya.
Munafri secara terbuka meminta para investor untuk melaporkan langsung kepadanya jika menemukan adanya oknum pegawai yang meminta imbalan tidak sah dalam proses perizinan. "Saya sampaikan kalau dalam proses perizinan ada pegawai yang meminta uang dan sebagainya, tolong langsung sampaikan ke saya," ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Pemkot dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas.
Keterbukaan dan kelancaran proses perizinan menjadi prioritas utama untuk menarik lebih banyak investasi. Dengan menghilangkan hambatan birokrasi dan praktik korupsi, diharapkan para investor dapat berinvestasi di Makassar dengan aman, tenang, dan nyaman. Hal ini akan menciptakan efek domino positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Advertisement
Advertisement
Grand Mercure: Ikon Baru dan Pendorong Ekonomi Makassar
Kehadiran Hotel Grand Mercure Makassar menandai babak baru bagi sektor pariwisata dan bisnis di kota ini, menjadikannya hotel bintang lima pertama. Sebagai bagian dari jaringan global Accor Group yang memiliki lebih dari 5.600 properti di lebih dari 110 negara, Grand Mercure digadang menjadi ikon baru. Hotel ini diharapkan memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu kota metropolitan terkemuka di Kawasan Timur Indonesia.
Proyek ambisius ini dirancang dengan konsep ecotourism dan sustainability, menunjukkan komitmen terhadap lingkungan. Dengan ballroom seluas lebih dari 4.000 meter persegi, salah satu yang terbesar di Kota Makassar, hotel ini siap menampung berbagai event berskala nasional dan internasional. Fasilitas ini akan mendukung konferensi bisnis, pameran, hingga perhelatan pernikahan megah, menarik lebih banyak pengunjung ke kota.
Hotel Grand Mercure akan dilengkapi dengan 350 kamar modern yang dapat diperluas hingga 500 kamar, area parkir luas, serta berbagai fasilitas food and beverage outlet berstandar internasional. Seluruh fasilitas ini disiapkan untuk mendukung kebutuhan tamu dan penyelenggara acara. Pembangunan ini tidak hanya memperkuat infrastruktur pariwariwisata, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang kerja luas bagi warga Makassar.
Advertisement
Advertisement
Makassar Siap Jadi Pusat Bisnis Kawasan Timur Indonesia
Dengan semakin banyaknya investasi yang masuk, seperti pembangunan Hotel Grand Mercure, Makassar semakin siap untuk mengukuhkan posisinya sebagai pusat kegiatan bisnis, pariwisata, dan event internasional. Wali Kota Munafri Arifuddin menyatakan bahwa "Semakin banyak investasi, insya Allah akan semakin membangkitkan geliat ekonomi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat." Ini menunjukkan visi jangka panjang Pemkot untuk kemajuan kota.
Pemerintah Kota Makassar sangat terbuka terhadap investasi yang patuh pada aturan dan membawa manfaat bagi masyarakat. Munafri mengajak seluruh pihak untuk mematuhi regulasi yang ada, baik dari pemerintah kota maupun pusat, agar proses pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu. Kepatuhan ini penting untuk menjaga keberlanjutan dan kesuksesan setiap proyek investasi.
Diharapkan, dengan lingkungan investasi yang kondusif dan fasilitas berkelas internasional, Makassar akan menjadi pilihan utama bagi perusahaan-perusahaan lain untuk berinvestasi. Kehadiran hotel bintang lima ini menjadi bukti nyata bahwa Makassar memiliki potensi besar. Ini akan menarik lebih banyak wisatawan dan pelaku bisnis, mempercepat laju pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews