Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fakta di balik alasan maskapai pilih pilot lokal atau asing

Fakta di balik alasan maskapai pilih pilot lokal atau asing Pilot Papua. Istimewa ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Maskapai penerbangan saat ini banyak memilih mempekerjakan pilot asing dibanding Indonesia. Imbasnya, pilot dalam negeri banyak yang menganggur.

Komisaris Utama CSE Aviation, Chappy Hakim, menilai secara kualitas pilot Indonesia mempunyai kemampuan dan pengalaman yang mumpuni. Mereka tidak kalah hebat dengan pilot asing.

"Orang indonesia jago-jago skillnya," katanya saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (30/1).

Menurut Cheppy, pemilihan pilot merupakan keputusan manajemen maskapai. Dia menilai tentunya ada pertimbangan tersendiri dari manajemen dalam pemilihan pilot yang diharuskan mendatangkan untung bagi perusahaan.

"Maskapai itu cari untung. Selama dia cari untung kan (keputusan) manajemen. Policy manajemen yang memutuskan mau ngambil dari luar atau dalam," tuturnya.

Dia menambahkan, industri penerbangan Indonesia saat ini tengah berkembang. Di mana, pertumbuhan penumpangnya tengah tinggi. "Karena pertumbuhan penumpang tinggi kebutuhan pilot tinggi," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan mencatat sekitar 600 pilot pemula di Indonesia belum mendapatkan pekerjaan alias menganggur. Ini terjadi karena pertumbuhan jumlah lulusan tidak sebanding dengan kebutuhan atau pertumbuhan pesawat.

Selain itu, maskapai penerbangan lebih banyak merekrut tenaga asing dibanding tenaga lokal. CEO Sriwijaya Air, Chandra Lie mengatakan pilot asing lebih laku dikarenakan belum siapnya pilot lokal.

"Waktu itu belum ada kesiapan-kesiapan dari lokal. Sehingga airline banyak membuka sekolah sendiri dan dari lulus juga sehingga dalam 3-5 tahun sudah membludak. Waktu itu juga sulit kami mencari pilot-pilot lulusan yang baik," katanya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP