Faisal Basri Usul Lockdown: Kita Pahit Jangka Pendek, tapi Ceria Jangka Panjang

Jumat, 27 Maret 2020 20:09 Reporter : Sulaeman
Faisal Basri Usul Lockdown: Kita Pahit Jangka Pendek, tapi Ceria Jangka Panjang Faisal Basri. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri meminta pemerintah untuk tidak takut menerapkan kebijakan lockdown guna menekan penyebaran virus Covid-19 di berbagai wilayah Indonesia.

Faisal Basri meyakini terdapat manfaat positif bagi perekonomian Indonesia di mana pemulihan ekonomi akan berlangsung lebih cepat setelah lockdown dilakukan.

"Tapi percayalah, lockdown itu kalau secepat mungkin dilakukan. Penyebarannya (Covid-19) jadi sangat terbatas," kata Faisal melalui siaran video Instagram Indef pada Jumat (27/3).

Faisal mengakui bahwa lockdown berdampak pada kemerosotan ekonomi bangsa, bahkan membuka ruang lebar untuk terjadinya resesi ekonomi. Akan tetapi, demi keselamatan warga, penerapan kebijakan lockdown merupakan pilihan rasional bagi Presiden Jokowi untuk segera diterapkan.

"Lebih baik kita pahit dalam jangka pendek. Tapi ceria hadapi jangka menengah dan panjang. Ketimbang gini gini saja," ungkap Ekonom senior tersebut.

1 dari 1 halaman

Indonesia Beda dengan Korea Selatan

dengan korea selatan rev1

Menurut Faisal, bila melihat kondisi Indonesia, tidak ada pilihan lain selain melakukan lockdown, khususnya di Jakarta. Saat ini Presiden Jokowi memilih tidak mengambil kebijakan itu dan mengatakan akan mengikuti Korea Selatan yang menggencarkan uji cepat deteksi virus.

Namun, Faisal mengingatkan kondisi di Korea Selatan berbeda lantaran mereka memiliki kapasitas untuk memantau arus keluar masuk dan pergerakan manusia.

Untuk itu, pemerintah disarankan segera memilih opsi lockdown, dengan rentang waktu mulai dua minggu sampai maksimal satu bulan. Sehingga pemerintah mempunyai waktu untuk mengkalkulasi secara menyeluruh kerugian ekonomi bangsa akibat pandemi virus corona.

"Tapi pola seperti sekarang, kelamaan dalam ketidakpastian. Nanti negara lain sudah rebound, kita (Indonesia) reboundnya lebih lama" pungkas Faisal. [idr]

Baca juga:
Beda Penerapan Lockdown Local di Tegal dengan Kota-Kota di Luar Negeri
Menteri Luhut Buka Peluang Daerah Bisa Berlakukan Local Lockdown
Tegal Berlakukan Local Lockdown, Ini 5 Fakta Terbaru
Pemerintah Diminta Perhatikan Logistik Pekerja Migran di Negara Berlakukan Lockdown
Kota Tasikmalaya akan Dilockdown Jika Warga Tak Patuh Aturan Cegah Corona
Diunggah ke Medsos, Ini Cara Unik Polisi India Tertibkan Warga Saat Lockdown

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini