Erick Thohir Bangga BUMN Dominasi Daftar Perusahaan Besar Versi Fortune Indonesia

Kamis, 11 Agustus 2022 21:28 Reporter : Merdeka
Erick Thohir Bangga BUMN Dominasi Daftar Perusahaan Besar Versi Fortune Indonesia Erick Thohir. istimewa ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri BUMN, Erick Thohir mengaku bangga karena banyak perusahaan pelat merah bertengger di daftar 100 perusahaan besar yang diterbitkan Fortune Indonesia. Pencapaian ini adalah buah dari transformasi yang jadi perhatiannya.

Untuk diketahui, Majalah Fortune Indonesia baru saja merilis daftar 100 perusahaan terbesar di Indonesia atau Fortune Indonesia 100. Daftar ini mengacu pada pendapatan fiskal tahun 2021.

"Alhamdulillah, transformasi ini dapat berkontribusi lebih bagi negeri. Kita bisa lihat dalam daftar tersebut, lima besar didominasi BUMN, ada Pertamina di peringkat pertama, PLN di nomor dua, lalu di peringkat empat dan lima ada BRI dan Telkom Indonesia. Di luar itu, ada Bank Mandiri di peringkat enam dan MIND ID yang menduduki posisi sepuluh," ujarnya, mengutip keterangan resmi, Kamis (11/8).

Menurut Erick Thohjir, hal ini merupakan pencapaian luar biasa dan bukti nyata dari keberhasilan transformasi di BUMN. Hal ini nampak dari 20 dari 100 perusahaan terbesar yang dirilis Fortune berasal merupakan BUMN.

Selain nama-nama di atas, ada Pupuk Indonesia di peringkat 13, BNI peringkat 14, Semen Indonesia peringkat 26, dan Pelabuhan Indonesia (Pelindo) peringkat 27. Sementara Krakatau Steel berada di urutan 30, BTN 32, KAI 46, Wijaya Karya 47, PT PP 50, Jasa Marga 60, Kimia Farma 72, Waskita Karya 78, dan Adhi Karya 83.

Erick Thohir memandang laporan Fortune ini sesungguhnya memberikan gambaran positif bagi perekonomian Indonesia. Pasalnya, sebanyak 80 perusahaan dalam 100 teratas berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan pada 2021.

Padahal pada daftar yang sama tahun 2020, hanya 30 perusahaan yang berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan.

"Yang menarik, Fortune menilai pembentukan sejumlah holding BUMN memiliki dampak besar dalam peningkatan pertumbuhan pendapatan bagi BUMN," ujar Erick Thohir.

2 dari 2 halaman

Transformasi BUMN

Transformasi BUMN juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,44 persen y-o-y dalam kuartal II 2022, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Dengan total aset BUMN yang mencapai sekitar Rp9.000 triliun pada 2021, kontribusi BUMN terhadap PDB mencapai 53 persen.

Kemudian, selain mencatatkan pertumbuhan laba, BUMN tetap menjalankan fungsinya sebagai motor penggerak proyek-proyek yang menyerap tenaga kerja di tengah sikap pesimistis masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19.

Selama pandemi, BUMN secara masif telah mampu membuka lapangan kerja dalam sejumlah proyek besar besar. Seperti Proyek peningkatan kilang atau refinery development master plan (RDMP) Balikpapan yang menyerap 19 ribu tenaga kerja.

Kemudian hilirisasi batubara menjadi DME yang menyerap 10 ribu tenaga kerja, smelter tembaga Freeport Gresik yang menyerap hingga 40 ribu tenaga kerja, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang mencatatkan penyerapan hingga 200 ribu tenaga kerja. Serta pembangunan KEK Mandalika di mana InJourney selaku core dari penyelenggaraan event internasional MotoGP mampu menyerap 4.500 tenaga kerja lokal.

Paling besar menurut Erick adalah penyerapan tenaga kerja melalai PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi 12,7 juta ibu-ibu pada tahun 2021, dan akan didorong hingga mencapai jumlah 20 juta hingga tahun 2024.

"BUMN sebagai sepertiga kekuatan ekonomi Indonesia harus mampu tampil dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, keseimbangan pasar, dan yang terpenting memastikan pembukaan lapangan kerja dapat terus terjadi," tutupnya. [idr]

Baca juga:
Data Jasa Raharja: 40 Juta Kendaraan Belum Lakukan Pembayaran Pajak
Tambah Pasokan Dalam Negeri, Pabrik NPK Milik Pupuk Iskandar Muda Selesai Tahun Ini
Menteri Erick: Restrukturisasi Garuda Indonesia Sudah On The Track
PMN untuk Garuda Indonesia Rp7,5 Triliun Cair Agustus, untuk BTN Belum Diputuskan
Erick Thohir Rombak Total Direksi ITDC, Ini Jajaran Barunya
Strategi Surveyor Indonesia Dongkrak Pendapatan Setelah Berbentuk Holding BUMN Jasa

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini