Di ASEAN Business, Sri Mulyani Pamer Kebijakan Pemerintah Tangani Covid-19
Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menjelaskan beberapa upaya pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus corona melalui 3T (Testing, Tracing, Treatment) dan juga kemajuan vaksinasi memberikan optimisme yang kuat dalam penanggulangan pandemi Covid-19.
Dia meyakini beberapa upaya ini tersebut akan dapat mempercepat pemulihan ekonomi pada kuartal kedua dan berlanjut hingga akhir tahun. Program vaksinasi pun akan diawasi dengan ketat ketersediaan dosis yang dibutuhkan oleh Indonesia.
"Sekarang apa yang kita miliki sampai saat ini dengan respon pemerintah sejak tahun lalu terutama melalui kebijakan fiskal. Menurut saya apa yang kita sebut sebagai paket program pemulihan dan mengatasi masalah COVID-19 memberi kami hasil yang relatif baik," jelasnya secara daring pada Courtesy Meeting US ASEAN Business Council, ditulis Kamis (1/4).
Pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia defisit 2,07 persen masih relatif lebih baik, jika dibandingkan dengan negara anggota ASEAN serta negara-negara G20 lainnya.
Sementara untuk defisit fiskal 6,09 persen juga masih lebih baik jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN serta negara G20. Dengan kata lain, pemerintah dapat mempertahankan atau dalam hal ini mencegah resesi yang sangat dalam dengan sumber daya berasal dari fiskal, yang memberi titik awal sangat baik untuk tahun 2021.
"Jadi sejauh ini sangat baik terutama dalam pengelolaan di sisi makro dan hasilnya pada pertumbuhan dan terutama juga dalam pengelolaan dan pengendalian COVID-19. Selain itu, jika melihat implikasi COVID-19 terhadap kemiskinan dan pengangguran, juga relatif ada bukti kuat bahwa apa yang kami lakukan mencegah peningkatan tajam pada kemiskinan dan pengangguran," imbuhnya.
Bendahara Negara itu menambahkan, fokus pemerintah pada tahun 2021, akan meningkatkan hasil yang baik pada tahun 2020 dan mempercepat pemulihan baik dari segi pertumbuhan, penciptaan lapangan kerja, dan tentunya mobilitas masyarakat yang tetap patuh protokol kesehatan. Investasi juga perlahan pulih terutama di sisi ekspor dan impor yang juga menunjukkan pemulihan yang sangat kuat.
Dia juga berharap melalui pembinaan hubungan serta diskusi yang baik antara Indonesia dan US ASEAN Business Council, ke depan akan makin terjalin kerja sama yang dapat meningkatkan perekonomian Indonesia.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya