Demi UMKM, Bunga KUR Turun Dari 24 Persen di 2014 dan Kini Hanya 6 Persen

Selasa, 21 Januari 2020 15:32 Reporter : Anisyah Al Faqir
Demi UMKM, Bunga KUR Turun Dari 24 Persen di 2014 dan Kini Hanya 6 Persen Iskandar Simorangkir. ©2020 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi-Ma'ruf Amin menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2020 menjadi 6 persen. Tahun lalu, suku bunga KUR masih mencapai 7 persen.

"Tahun ini pemerintah menurunkan suku bunga jadi 6 persen," kata Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir di Graha Sawala Gedung Ali Wardhana Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (21/2).

Iskandar mengatakan, suku bunga KUR terus mengalami penurunan sejak tahun 2011. Tercatat, suku bunga KUR mencapai 22 persen di 2014, kemudian turun menjadi 12 persen di tahun 2015. Setelah itu suku bunga KUR terus menurun hingga 6 persen di tahun 2020.

Selain menurunkan suku bunga, pemerintah juga memberikan subsidi bunga KUR tersebut. Namun, subsisdi yang diberikan memiliki besaran berbeda pada tiap klusternya. Untuk KUR mikro sebesar 10,5 persen. KUR kecil sebesar 5,5 persen dan KUR TKI sebesar 14 persen.

Tahun ini pemerintah juga menaikkan penyaluran dana KUR 36 persen atau Rp50 triliun dari tahun sebelumnya. Sehingga tahun ini dana KUR naik jadi Rp190 triliun.

Tak hanya itu, pemerintah juga telah membuat skema kenaikan penyaluran KUR hingga tahun 2024. Nilainya terus meningkat hingga Rp325 triliun pada 2024. "Ditingkatkan bertahap hingga mencapai Rp325 triliun pada 2024," kata Iskandar.

1 dari 1 halaman

Rincian Kenaikan

rev1

Adapun rincian kenaikan penyaluran KUR tiap tahunnya yaitu, tahun 2021 sebanyak Rp220 triliun, tahun 2022 sebanyak Rp250 triliun, tahun 2023 sebanyak Rp285 triliun dan tahun 2024 sebanyak Rp325 triliun.

Kata Iskandar, ini dilakukan pemerintah sebagai bentuk dukungan kepada para pelaku UMKM agar bisa naik kelas. Tak hanya itu, ini dilakukan dalam rangka meningkatkan perekonomian dan mempertahankan daya beli.

"Dengan kebijakan prefer tadi kita harapkan akan muncul pengusaha mikro kecil yang naik kelas," ujarnya. [idr]

Baca juga:
Pemerintah Minta UMKM Korban Banjir Dapat Kompensasi Pembayaran Utang Bank
BRI Siap Salurkan KUR Senilai Rp120,2 Triliun dengan Bunga 6 Persen
Menteri Sri Mulyani Sebut Anggaran Kredit Murah Rp1,5 Triliun Sudah Cair
Lewat Video, PBNU Tagih Janji Sri Mulyani Beri Kredit Murah Rp1,5 Triliun
Pemerintah Dorong Pemanfaatan KUR untuk Peremajaan 500.000 Ha Sawit
Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi RI 5 Persen Berkat Peran 62,9 Juta UMKM

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini