Dampak Virus Corona ke Ekonomi Sejak Diumumkan Positif Masuk Indonesia

Rabu, 4 Maret 2020 06:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Dampak Virus Corona ke Ekonomi Sejak Diumumkan Positif Masuk Indonesia warga depok menggunakan masker. ©2020 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan dua warga negara Indonesia positif terjangkit Virus Corona. Pemerintah pun meminta masyarakat tidak panik.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyoroti kasus panic buying yang terjadi di tengah masyarakat. Dia menyarankan agar masyarakat tenang saja, sebab pemerintah menjamin ketersediaan stok bahan pokok di pasaran.

Sebagai informasi, panic buying adalah tindakan membeli sejumlah besar produk yang tidak biasa. Tujuannya untuk mengantisipasi kebutuhan setelah bencana atau saat ada kenaikan harga.

"Saya akan umumkan bahwa pemerintah akan menjamin ketersediaan pasokan barang, bahan pokok dan industri pasar pasca masuknya virus corona," ujar dia.

Agus mengatakan pasokan bahan pokok akan tetap aman tersedia sampai Lebaran Idul Fitri pada Mei 2020 mendatang. "Saat ini kami memantau terus, masyarakat panik membeli kebutuhan barang yang berlebihan di pusat perbelanjaan. Stok cukup sampai Lebaran Mei," imbuhnya.

Selain aksi memborong saat belanja, berikut sejumlah dampak pada ekonomi sejak virus corona resmi diumumkan.

Baca Selanjutnya: 1 Masker dan Sanitizer Langka...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini