Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dalam dua tahun, baru satu juta investor ritel masuk pasar modal

Dalam dua tahun, baru satu juta investor ritel masuk pasar modal Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida, mengatakan peran investor ritel di industri pasar modal Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan. Di mana, dalam dua tahun terakhir sebanyak satu juta investor ritel memiliki investasi saham.

"Kita dapat bergembira investor ritel mengalami peningkatan dari 400.000 sekarang satu juta dalam dua tahun itu merupakan prestasi yang luar biasa," ujar Nurhaida di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Sabtu (18/2).

Namun, Nurhaida mengatakan satu juta investor ritel saat ini belum menggembirakan. Sebab, angka ini masih berada di kisaran 0,39 persen dari total penduduk Indonesia sebanyak 258 juta jiwa.

Untuk itu, dia berharap angka tersebut masih dapat ditingkatkan mengingat masih banyaknya warga negara Indonesia yang dapat berpartisipasi dalam industri pasar modal.

"Tapi kalau kita bandingkan dengan penduduk Indonesia sebanyak 258 juta jiwa, hanya 0,39 persen yang tercatat sebagai investor. Negara lain, investor bisa 20 persen seperti Malaysia, Singapura," ungkapnya.

Minimnya pengetahuan masyarakat tentang pasar modal merupakan hambatan utama dalam peningkatan jumlah investor. Untuk itu, OJK bersama dengan BEI serta asosiasi terkait akan terus mengadakan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menanam saham di pasar modal.

"Ini adalah tugas OJK dan BEI serta asosiasi terkait, untuk meningkatkan jumlah investor secara signifikan dan masif," ungkap Nurhaida.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP