Cukai Rokok Naik, Penjualan Diperkirakan Turun 30 Persen

Rabu, 2 Oktober 2019 18:44 Reporter : Merdeka
Cukai Rokok Naik, Penjualan Diperkirakan Turun 30 Persen

Merdeka.com - Ketua Gabungan Persatuan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) Henry Najoan menilai, kenaikan cukai rokok sebesar 23 persen di 2020 berpotensi mengurangi penjualan produk rokok sampai bahan baku seperti tembakau dan cengkeh hingga 15-30 persen.

Menurutnya, kenaikan cukai rokok akan sangat memberatkan para pelaku usaha di bidang tersebut. Mengingat, dengan naiknya cukai rokok akan turut mendorong harga jual eceran rokok sebesar 35 persen.

"Kalau saya lihat masalah brand dan kenaikan cukai tujuannya untuk pembatasan konsumsi, menurut kami sungguh sangat memberatkan," ujar dia di Jakarta, Rabu (2/10).

Imbasnya, kenaikan cukai rokok bakal mengakibatkan penjualan produk hisap ini beserta bahan bakunya pada tahun depan menjadi berkurang tajam.

Menurut perhitungannya, penjualan bahan baku rokok yakni tembakau akan menurun sampai 15 persen. Sementara penjualan cengkeh yang kerap dijadikan bahan dasar rokok juga akan terpangkas 30 persen.

"Penurunan penjualan di tahun 2020 cukup besar, sekitar 15 persen untuk tembakau, kemudian untuk cengkeh bisa sampai 30 persen. Kemudian penjualan (produk rokok) pun bisa diperkirakan turun," tutur Henry.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini