Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cuaca membaik, produksi kopi RI ditargetkan membaik tahun ini

Cuaca membaik, produksi kopi RI ditargetkan membaik tahun ini Kopi. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Asosiasi Ekportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) memprediksi produksi kopi dalam negeri akan membaik tahun ini. Ditargetkan ada sekitar 11,5 juta karung kopi dengan total berat hingga 690 ribu ton yang dapat diproduksi.

"Tahun ini sekitar 11 juta sampai 11,5 juta karung atau 660 ribu ton sampai 690 rbiu ton," ungkap Ketua AEKI, Moelyono, di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta. Kamis (26/4).

Moelyono menjelaskan, dari total produksi 690 ribu ton kopi tersebut, 310 ribu ton di antaranya digunakan untuk konsumsi di dalam negeri, sedangkan sisanya diekspor. "Iya sisanya diekspor sekitar 350 ribu bisa (untuk diekspor). Tapi itu kecil. Biasanya 400 ribu," katanya.

Menurutnya, perbaikan produksi ini dipengaruhi oleh faktor cuaca yang mulai membaik untuk proses budidaya dan pengembangan perkebunan kopi. Mengingat, sebelumnya produksi kopi sempat anjlok karena kendala cuaca.

"(Kondisi cuaca yang baik) Pada waktu panen selesaai harus ada cuaca panas yang tegas. Tidak hujan sama sekali 2 sampai 3 minggu. Setelah itu ada hujan membentuk bunga, dan tidak boleh terlalu banyak hujan dan terlambat dapat air. 10 hari sampai 2 minggu harus dapat hujan lagi," sambungnya.

Tak hanya produksi, lanjutnya, konsumsi kopi dalam negeri juga ikut menurun di tahun lalu. "Kemarin ada penurunan walaupun tetap growing, penurunan sekitar kenaikan ada 3,5 persen biasanya kan 5 sampai 6 persen," tutupnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP