Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Sarita Sutedja tentang rahasia sukses Warunk UpNormal hingga Nasgor Mafia

Cerita Sarita Sutedja tentang rahasia sukses Warunk UpNormal hingga Nasgor Mafia Sarita Sutedja. ©Istimewa

Merdeka.com - Warunk UpNormal tampil mentereng diantara jajaran bangunan lain di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat. Bangunan megah berkonsep minimalis dengan warna teduh ditambah parkiran luas membuat Warunk UpNormal sulit tidak dilirik pengendara yang berlalu-lalang didepannya.

Pada akhir pekan, tempat ini ramai dipenuhi muda mudi untuk berkumpul berbagi cerita dibalut tawa. Warunk UpNormal menjadi satu diantara banyak bisnis milik Citarasa Prima Group (CRP). Penasaran dengan kesuksesan Warunk UpNormal yang kini outletnya tersebar di banyak lokasi, Merdeka.com berkesempatan mewancarai salah satu pendirinya, Sarita Sutedja.

Perempuan kelahiran 21 Januari 38 tahun lalu ini bercerita, para pendiri CRP sepakat bahwa keunikan menjadi satu hal kunci yang dibutuhkan dalam dunia bisnis terutama bidang makanan. Berangkat dari visi tersebut, Sarita mengungkapkan bahwa dibutuhkan konsep kenyamanan dalam bersantap, harga terjangkau, dan tetap menyuguhkan suasana kekinian.

"Kami paham bahwa makanan sehari-hari yang telah umum disantap dan dikonsumsi, juga harus kami beri 'twist' atau diferensiasi agar bisa membedakan brand dan produk kami dengan produk serupa. Oleh karena itu kami selalu memberikan sentuhan-sentuhan unik di setiap brand yang kami miliki," jelas Sarita kepada merdeka.com di Jakarta, akhir pekan lalu.

Pada Oktober 2013, lanjutnya, berdirilah outlet pertama Warunk UpNormal di Jl. Dipati Ukur, Bandung. "Di Warunk UpNormal, kami menggabungkan konsep warung indomie sederhana dengan konsep kafe, sehingga konsumen tetap bisa menikmati produk warung dengan harga terjangkau sekaligus bisa eksis dengan kenyamanan ala kafe," ujarnya.

Sementara, di Nasi Goreng Rempah Mafia, dirinya memberikan pembeda dengan mengusung konsep rempah. Di mana, selain warna dan rasanya yang unik, rempah juga merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang sudah dikenal luas.

Mojang yang hobi membaca ini melanjutkan keunikan juga direalisasikan dalam pemilihan nama merek. Keunikan dimaksudkan agar merek mudah diingat dan memiliki efek viral.

"Nama UpNormal kami pilih karena sejalan dengan semangat kami yang selalu ingin tidak normal, tapi selalu berusaha di atas normal. Begitupun juga nama Boedjangan, kami pilih untuk mempersonifikasikan abang bakso yang ganteng dan disukai oleh konsumennya, atau Nasi Goreng Rempah Mafia, Mafia sendiri sebetulnya adalah akronim dari: 'Makanan Favorit orang Indonesia' yang adalah nasi goreng." (mdk/bim)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP