Cara pemerintah tekan ongkos logistik via jalur laut
Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya akan terus berupaya menekan ongkos pengiriman barang menggunakan kapal khususnya di Pelabuhan Tanjung Priok.
Dia menjelaskan, nantinya kapal-kapal pengangkut tidak hanya dilihat dari ukuran muatan dalam pembongkaran/ pemuatan kapal peti kemas (TEUs) saja tapi juga dilihat dari besarnya volume atau kapasitas barang yang dapat diangkut kapal tersebut. Semakin besar volumenya, maka ongkos dapat menjadi lebih murah.
"Kita menghitungnya progresif, artinya tidak berdasarkan jumlah daripada TEUs nya tetapi berapa space yang dia pakai. Nanti PNBP nya juga gitu," Kata Menhub Budi, di Terminal Jakarta International Container Terminal (JICT), Selasa (15/5).
Selain itu, kapal-kapal berukuran besar tersebut juga akan diupayakan tidak mematok tarif mahal dengan cara pemberian insentif. "Bukan karena dia besar jadi mahal, malah kalau dia besar kita kasih insentif, banyak hal yang bisa kita lakukan (agar lebih murah)," ujarnya.
Menhub Budi menyatakan, jika pengapalan sudah berjalan lancar dalam artian lebih murah, mudah dan efisien dapat memikat para pemilik barang untuk lebih memilih Pelabuhan Tanjung Priuk dibanding pelabuhan asing.
"Tinggal bedain aja kan, kalau dulu antara Jakarta dengan Singapura dia itu lebih murah dan lebih cepat. Sekarang mungkin belum lebih murah tapi lebih cepat, nanti kita lebih murah lebih cepat."
Selain itu, Menhub Budi mengatakan cara lain yang perlu dilakukan agar orang mau melakukan pengiriman menggunakan kapal adalah dengan peningkatan kecepatan.
"Sebetulnya kuncinya bukan direct call, kuncinya adalah kecepatan dan kuncinya bagaimana kita mengimprove pelabuhan kita itu makin diminati, sehingga barang kita itu tidak lewat Singapura tapi langsung dari sini gitu. Itu yang menjadi PR kita. Nah kita mulai dari improve internal kita, setelah itu kolaborasi dengan asing, asing dengan lokal, sehingga kalau dulu kan saya paksa Pelindo III harus kesini tapi kapalnya 2 minggu sekali. ya gamau pemilik barangnya, dia lebih baik ke Singapura karena seminggu sekali kapalnya."
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya